Mobil Sapu Angin ITS Terbakar, Ada Sabotase?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sapu Angin ITS enam kali juarai SEM ASIA. dok/its.ac.id KOMUNIKA ONLINE

    Sapu Angin ITS enam kali juarai SEM ASIA. dok/its.ac.id KOMUNIKA ONLINE

    TEMPO.COSurabaya - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya tak mau berspekulasi ihwal penyebab terbakarnya mobil Sapu Angin, yang menjadi peserta Drivers World Championship di Olympic Stadion, London. Dosen pembimbing yang turut berangkat, Witantyo, telah memastikan kesiapan mobil sejak pengemasan ke dalam peti kemas.

    "Kami menerima kabar dari pihak pengirim bahwa boks atau peti kemas yang berisi mobil dan perlengkapan tim Sapu Angin ITS terbakar saat semua anggota tim masih transit di Doha, Qatar, dalam perjalanan menuju London," kata Witantyo melalui siaran pers yang diterima Tempo, Selasa, 28 Juni 2016.

    Menurut informasi yang ia terima, peti kemas itu terbakar saat pengiriman dari gudang di London menuju lokasi lomba pada Minggu, 26 Juni siang waktu setempat (semula disebutkan Selasa, 28 Juni). Pada saat akan diturunkan itulah terlihat asap dari boks atau peti kemas.

    Baca: Tiba di London, Mobil Sapu Angin ITS Terbakar

    Peti kemas yang terbuat dari logam menyebabkan api terlokalisasi dan api tidak sampai menyebar. Namun hampir semua isinya dilahap api. 

    Witantyo tak yakin terhadap kemungkinan gesekan baterai atau logam ataupun peralatan mobil lain. Ia mengatakan tim sudah mencopot semua baterai hingga tak tersambung dengan kabel atau rangkaian pada mobil. "Petugas Bea dan Cukai di London juga menjelaskan bahwa mereka tak melakukan pemeriksaan dan pembongkaran karena sudah ada stiker pemeriksaan yang menempel pada boks dari pihak pengirim di Indonesia."

    Tim ITS juga menolak berspekulasi soal kemungkinan adanya sabotase dari pihak luar. Sebagaimana diberitakan, tim Sapu Angin ITS sempat mendapat peringatan dari tim juri dan hampir gagal meraih gelar juara di Shell Eco-Marathon Challenge di Filipina karena mampu memecahkan rekor kompetisi Eropa.

    Baca: ITS Akan Usut Kasus Terbakarnya Mobil Sapu Angin

    "Kami tidak ingin berspekulasi, kami akan tunggu hasil pemeriksaan di sana. Kami juga akan melakukan investigasi agar kejadian serupa tidak terulang," kata Ketua Jurusan Teknik Mesin Bambang Pramujati.

    Investigasi bakal dilakukan terhadap keseluruhan proses pengiriman. Dari persiapan memasukkan mobil ke dalam peti kemas, pengiriman melalui jasa kargo udara, penurunan di tempat tujuan, hingga pengangkutan ke arena lomba.

    Mobil Sapu Angin milik tim Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya terbakar saat tiba di London, Minggu, 26 Juni 2016, siang. Mobil itu sedianya direncanakan berlaga dalam Driver's World Championship (DWC) di Olympic Stadion, London, pada 30 Juni-3 Juli mendatang.

    ARTIKA RACHMI FARMITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sidang MK, Tudingan Kubu Prabowo - Sandiaga soal Pilpres 2019

    Pada 16 Juni 2019, Tim kuasa hukum Prabowo - Sandiaga menyatakan mempersiapkan dokumen dan alat bukti soal sengketa Pilpres 2019 ke Sidang MK.