Alex Litaay Meninggal, PDIP: Kami Kehilangan Pejuang Partai  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Duta Besar RI untuk Republik Kroasia, Alexander Litaay (tengah) dalam pameran pariwisata terbesar di Zagreb, Kroasia, 18 Maret 2016. Foto: KBRI Zagreb

    Duta Besar RI untuk Republik Kroasia, Alexander Litaay (tengah) dalam pameran pariwisata terbesar di Zagreb, Kroasia, 18 Maret 2016. Foto: KBRI Zagreb

    TEMPO.COJakarta - Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan DPP PDIP merasa kehilangan atas wafatnya Alexander Litaay, Sekretaris Jenderal pertama PDIP. Ia merujuk Alexander sebagai pejuang partai dan demokrasi Indonesia.

    “Pak Alex adalah sosok yang sangat teguh dan setia dalam perjuangan,” kata Hasto seperti dilansir dari siaran persnya, Senin, 27 Juni 2016. Hasto mengatakan Alexander juga kukuh melewati masa sulit penegakan demokrasi. Dia menjadi salah satu korban penculikan di ujung kekuasaan rezim Orde Baru. 

    Menurut Hasto, Alexander terkenal sebagai administrator andal di mata banyak sahabat partai. Kemampuan berbahasa Inggrisnya menjadi bekal diplomasi partai di masa sulit ketika menegakkan demokrasi. "Beliau juga menaruh perhatian sangat besar terhadap masalah pembangunan kader partai, bahkan hingga akhir hayatnya,” kata Hasto.

    Hasto mengatakan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri berpesan agar seluruh rekam jejak sejarah perjuangan Alex Litaay dijadikan inspirasi dan keteladanan bagi semua kader partai. Ia mengatakan seluruh jajaran struktural partai akan mengibarkan bendera partai setengah tiang selama tujuh hari terhitung sejak 27 Juni 2016. “Guna menghormati jasa beliau,” katanya.

    Alexander Litaay meninggal di Rumah Sakit Dubrava, Zagreb, Kroasia. Ia menderita sakit jantung dan stroke sejak 23 April 2016 dan berada dalam kondisi koma sejak 25 April 2016. Duta Besar RI untuk Kroasia itu meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak. 

    Alexander Litaay lahir di Ambon, 1 Oktober 1948. Ia menempuh pendidikan Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris FKIP Universitas Pattimura Ambon. Selama lebih-kurang 15 tahun, ia menjadi anggota DPR RI sebelum dilantik menjadi Duta Besar RI untuk Republik Kroasia pada 13 Januari 2016.

    VINDRY FLORENTIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.