Jalur Mudik Magetan-Karanganyar Rawan Longsor  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengerjaan jalan tol Bawen-Salatiga di Tuntang, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, pada 22 Juni 2016. Penyelesaian jalur alternatif untuk memecah kepadatan lalu lintas di Salatiga itu dikebut agar dapat dilewati pemudik. ANTARA/Aditya Pradana Putra

    Pengerjaan jalan tol Bawen-Salatiga di Tuntang, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, pada 22 Juni 2016. Penyelesaian jalur alternatif untuk memecah kepadatan lalu lintas di Salatiga itu dikebut agar dapat dilewati pemudik. ANTARA/Aditya Pradana Putra

    TEMPO.CO, Magetan – Jalur lalu lintas yang menghubungkan Kabupaten Magetan, Jawa Timur, dengan Kabupaten Karangayar, Jawa Tengah, pada ruas Sarangan-Cemoro Sewu rawan terjadi bencana alam. Selain tanah longsor, pohon tumbang berpotensi menghambat laju kendaraan saat arus mudik dan balik Lebaran tahun ini.

    “Titik itu merupakan paling rawan gangguan,” kata Hergunadi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya, Kabupaten Magetan, Kamis, 23 Juni 2016. Untuk mengantisipasi tanah longsor maupun pohon tumbang pada jalur di lereng Gunung Lawu itu, menurut dia, Pemerintah Kabupaten Karanganyar telah menyiapkan beberapa strategi.

    Salah satu strateginya dengan menyiagakan dua unit ekskavator di jalan provinsi itu dan di kantor DPU BMCK setempat. “Apabila memang dibutuhkan, mobil pemadam kebakaran akan diterjunkan untuk menyemprot material longsoran,” ujar Hergunadi.

    Upaya lain untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas akibat tanah longsor dengan membuka jalan lama di jalur Sarangan-Cemoro Sewu. Akses jalan lama itu lebih banyak tikungan dan tanjakan dibandingkan jalan baru yang dibuka enam tahun lalu. "Nanti akan ada empat lajur di dua jalur. Sewaktu-waktu ada longsor (lalu lintas) dialihkan ke rute lama."

    Pengamanan jalur mudik dan balik Lebaran ruas Sarangan-Cemoro Sewu melibatkan personel dari beberapa pihak terkait. Mereka bakal bersiaga untuk mengantisipasi kemacetan akibat tanah longsor, pohon tumbang, dan tumpukan kendaraan bermotor di pintu masuk Telaga Sarangan.

    Kepala Kepolisian Resor Magetan Ajun Komisaris Heru Agung Nugroho mengatakan pengamanan di lokasi wisata tersebut menjadi fokus pihaknya. Karena itu, satu pos pantau akan didirikan di kawasan itu. "Fokus kedua di jalur Sarangan-Cemoro Sewu maka di sana juga akan dibuatkan pos di daerah perbatasan (Magetan-Karanganyar)."

    NOFIKA DIAN NUGROHO

    BACA JUGA
    Kasus Teman Ahok, Bos KPK: Surat Penyelidikan Diteken Besok
    BPK Minta Kerugian Sumber Waras, Ahok: DKI Bisa Digugat


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.