Selain Uang, Ini Fasilitas yang Didapat Bekas Teman Ahok  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah mantan Temen Ahok, (Kiri-kanan) Paulus Romindo, Richard Soekarno, Dodi Hendardi, Kusnul Nurul, dan Della Novianty hadiri konferensi pers terkait pengumpulan satu juta KTP DKI Jakarta di Cafe Dua Nyonya di Jakarta, 22 Juni 2016. Mantan Relawan Teman Ahok tersebut membeberkan cara pengumpulan Satu Juta KTP untuk Ahok. TEMPO/Amston Probel

    Sejumlah mantan Temen Ahok, (Kiri-kanan) Paulus Romindo, Richard Soekarno, Dodi Hendardi, Kusnul Nurul, dan Della Novianty hadiri konferensi pers terkait pengumpulan satu juta KTP DKI Jakarta di Cafe Dua Nyonya di Jakarta, 22 Juni 2016. Mantan Relawan Teman Ahok tersebut membeberkan cara pengumpulan Satu Juta KTP untuk Ahok. TEMPO/Amston Probel

    TEMPO.CO, Jakarta - Salah satu bekas Teman Ahok, Paulus Romindo, blakblakan mengungkapkan bahwa dia mendapatkan fasilitas penunjang selain uang Rp 500 ribu per pekan. Fasilitas itu diberikan untuk memperlancar pekerjaannya sebagai penanggung jawab pengumpulan kartu tanda penduduk untuk mendukung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok maju Pemilihan Gubernur DKI Jakarta pada 2017.

    "Kami juga dapat fasilitas lain, seperti seragam, printer, bahkan untuk yang kloter pertama dapat laptop. Tapi kalau sudah keluar semuanya ditarik," kata Paulus di Restoran Dua Nyonya, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 22 Juni 2016.

    Untuk tingkat koordinator posko, Paulus menambahkan, fasilitasnya tidak hanya seragam dan printer, tapi juga mendapatkan fasilitas berupa telepon seluler.

    "Kami kerja seperti perusahaan, karyawan dengan perusahaan, ada kontrak, ada honor, ada target. Bicara keuangan, kami ada bukti kuitansi juga," ucap Paulus.

    Tak hanya itu, Paulus juga menuturkan untuk penanggung jawab akan mendapatkan uang tambahan Rp 350 ribu setiap kali pembagian koran Teman Ahok. "Sampai saat ini sudah dua kali membagikan koran," tuturnya.

    Ada lima bekas Teman Ahok yang memberikan keterangan dalam jumpa wartawan tersebut. Mereka adalah Richard, Paulus Romindo, Khusnul Nurul, Dodi Hendaryadi, dan Dela Novianti.

    Kelima orang itu mempunyai tanggung jawab di daerah masing-masing. Misalnya, Richard bertanggung jawab di Kelurahan Kelapa Dua, Kebon Jeruk; Romindo di Kelurahan Kamal, Jakarta Barat; Khusnul Nurul di Kelurahan Jati Baru, Jakarta Pusat; Dodi Hendaryadi di Pinang Ranti, Jakarta Timur.

    ABDUL AZIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cerita Saksi Soal Kebararan Pabrik Korek Api di Desa Sambirejo

    Inilah cerita saksi tentang kebakaran pabrik korek api gas di Desa Sambirejo, Langkat, Sumatera Utara memakan korban sampai 30 jiwa.