Waspada Bencana, BMKG Prediksi Hujan Lebat hingga 27 Juni  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi musim hujan/awan mendung di Jakarta. TEMPO/Frannoto

    Ilustrasi musim hujan/awan mendung di Jakarta. TEMPO/Frannoto

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprediksi curah hujan terjadi kembali selama sepekan ke depan. Kepala BMKG Andi Eka Sakya mengatakan intensitas hujan yang lebat akan terjadi pada 23-27 Juni 2016.

    "Satu minggu ke depan akan sangat deras," kata Andi di Manggala Wanabakti, Jakarta, Rabu, 22 Juni 2016. Hal ini diperparah dengan puncak rob yang bakal terjadi pada 24 Juni 2016.

    Dalam pertemuan dengan wartawan tersebut, Andi menjelaskan sejak 20 Juni temperatur dan permukaan suhu air laut mulai mendingin. Salah satunya di Afrika Timur. "Permukaan laut sudah mendingin dan mendorong pasokan uap air di Indonesia," kata Andi.

    Sedangkan di sebelah barat Pulau Jawa, menurut Andi, bersuhu lebih hangat. Ditambah lagi, BMKG memprediksi La Nina pada Juli sampai September. "Dengan demikian, pasokan uap air lebih banyak," kata Andi.

    Meskipun diguyur hujan, Andi menjelaskan sejatinya Indonesia kini memasuki musim kemarau basah. Namun, hanya beberapa tempat saja kemarau. "Di banyak tempat tidak terasa kemarau," kata Andi.

    BMKG, menurut Andi, memprediksi wilayah Sulawesi dan Kalimatan akan diguyur hujan deras. Pada Juni pekan ketiga, hujan berintensitas sedang dan lebat juga terjadi di Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. Hal ini ditambah dengan perkiraan gelombang tinggi dua-tiga meter di wilayah barat Sumatera sampai selatan Pulau Jawa.

    ARKHELAUS WISNU


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.