Musim Lefa, Nelayan Lamalera Tangkap Tiga Ekor Paus  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Emanuel Toba Bataona, melompat menancapkan tombaknya pada paus di Laut Savu, Lamalera Village, Nusa Tengara Timur (30/8). Warga desa NTT menggunakan tombak untuk menangkap paus yang dijadikan bahan makanan. Oscar Siagian/Getty Images

    Emanuel Toba Bataona, melompat menancapkan tombaknya pada paus di Laut Savu, Lamalera Village, Nusa Tengara Timur (30/8). Warga desa NTT menggunakan tombak untuk menangkap paus yang dijadikan bahan makanan. Oscar Siagian/Getty Images

    TEMPO.COKupang - Warga Desa Lamalera, Kecamatan Wulandoni, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, Rabu, 22 Juni 2016, berhasil menangkap tiga ekor ikan paus di perairan Laut Sawu.

    "Ada tiga ekor ikan paus yang ditangkap nelayan Lamalera," kata salah satu warga Lamalera, Yoz Diaz, yang dihubungi Tempo.

    Ketiga paus tersebut ditangkap sekitar pukul 11.00 Wita pada Selasa petang. Ketiga ekor paus ditangkap oleh peledang atau perahu Baka Tene milik suku Tufaona. Adapun paus kedua ditangkap peledang Dolu Tene dari suku Sulaona dan ketiga ditangkap peledang Kelulus dari suku Beding.

    Dengan penangkapan tiga ikan paus ini, sudah empat ekor paus yang ditangkap warga Lamalera seusai melakukan ritual penangkapan paus atau musim Lefa yang menjadi tradisi warga di daerah itu. "Sudah empat ekor paus yang berhasil ditangkap warga di sini," katanya.

    Sebelumnya, menjelang musim Lefa pada 1 Mei 2016, nelayan Lamalera berhasil menangkap seekor ikan paus yang ditikam oleh peledang Horo Tena dibantu delapan peledang lainnya, dengan Lamafa atau juru tikamnya, Emanuel Bataona. 

    YOHANES SEO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    RZWP3K, Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil

    Sebanyak 21 provinsi telah menerbitkan Peraturan Daerah Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil yang dianggap tak berpihak pada nelayan.