Jalan Tol Pejagan-Brebes Timur Baru Diresmikan, CRV Kecelakaan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dirut Pejagan-Pemalang Tol Road, Herwidiakto (ketiga kanan) beserta jajaran pelaksana proyek berbincang dengan Presiden Joko Widodo saat teleconference di Tol Pejagan-Pemalang Desa Rancawuluh, Brebes, Jawa Tengah, 6 Januari 2016. ANTARA FOTO

    Dirut Pejagan-Pemalang Tol Road, Herwidiakto (ketiga kanan) beserta jajaran pelaksana proyek berbincang dengan Presiden Joko Widodo saat teleconference di Tol Pejagan-Pemalang Desa Rancawuluh, Brebes, Jawa Tengah, 6 Januari 2016. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Brebes - Kecelakaan terjadi di jalan tol Pejagan-Brebes Timur, Selasa, 21 Juni 2016. Tepatnya di Desa Rancahwulung, Kecamatan Bulakamba, sekitar pukul 09.50 WIB.

    Kecelakaan ini melibatkan mobil pribadi Honda CRV warna silver yang ditumpangi satu keluarga yang terdiri atas empat orang serta sebuah truk. Dua korban meninggal dan dua luka-luka dalam kecelakaan ini.

    Korban tewas maupun korban luka saat ini berada di RSUD Brebes. Informasi yang dihimpun Tempo, korban merupakan warga Bekasi, Jawa Barat. Korban meninggal diketahui bernama Lilis Wulandari, 44 tahun, dan anaknya Zaenudin Iqbal, 18 tahun. Adapun korban luka diketahui bernama Izofi Imam Khudoro, 51 tahun, yang merupakan sang ayah, dan Zanu Arta Ardi, 22 tahun.

    Kepala Unit Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Brebes Inspektur Satu Dwi Himawan Candra mengatakan saat itu mobil sedang melaju cukup kencang. Pengemudi diduga mengantuk dan terkejut ketika melihat ada truk di depannya. "Mobil lalu berusaha menghindar dan oleng ke kanan," kata Dwi.

    Akibat kecelakaan itu mobil Honda CRV berpelat nomor G-20-FI hancur di bagian depan. Mobil tersebut diduga menghantam pembatas jalan karena menghindari truk. Jalan tol Pejagan-Brebes Timur baru saja diresmikan pada Kamis, 16 Juni 2016, oleh Presiden Joko Widodo. Jalan tol dengan panjang 20 kilometer ini merupakan bagian dari proyek Trans Jawa.

    MUHAMMAD IRSYAM FAIZ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.