Bambang Soesatyo Sarankan Tito Jadikan Budi Gunawan Wakil  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Irjen Pol Tito Karnavian mengikuti pelantikan di Istana Negara, Jakarta, 16 Maret 2016. Presiden Joko Widodo melantik Inspektur Jenderal Tito Karnavian menjadi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Tempo/ Aditia Noviansyah

    Irjen Pol Tito Karnavian mengikuti pelantikan di Istana Negara, Jakarta, 16 Maret 2016. Presiden Joko Widodo melantik Inspektur Jenderal Tito Karnavian menjadi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Tempo/ Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Bambang Soesatyo menyarankan Komisaris Jenderal Tito Karnavian menjadikan Komisaris Jenderal Budi Gunawan sebagai Wakil Kepala Polri.

    Meski menyampaikan saran, Bambang mengakui hak memilih Wakapolri merupakan kewenangan Kapolri serta Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti) Polri.

    Menurut Bambang, apabila Tito menjadikan Budi Gunawan sebagai wakilnya, akan berpengaruh positif dalam harmonisasi di institusi kepolisian. "Sebagai Kapolri, tetap bersama-sama dengan Wakapolri lama untuk melakukan penetrasi, terutama dalam hubungan harmonis dengan para senior," kata Bambang di gedung DPR, Jakarta, Selasa, 21 Juni 2016.

    Tito menjadi calon tunggal Kapolri. Dia meloncati sejumlah seniornya sesama bintang tiga saat dicalonkan sebagai Kapolri oleh Presiden Joko Widodo. Beberapa seniornya itu adalah Wakapolri Komisaris Jenderal Budi Gunawan dan Kepala Badan Narkotika Nasional Komisaris Jenderal Budi Waseso.

    Tito enggan mengungkapkan kapan dia akan menyampaikan kriteria ideal calon Wakapolri. Namun ia memberi sinyal bahwa hal itu akan disampaikan saat uji kelayakan dan kepatutan di DPR, Kamis, 23 Juni 2016. Namun ia berpotensi memilih seniornya sebagai Wakapolri.

    Tito, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, ditunjuk Presiden Jokowi sebagai calon tunggal Kapolri menggantikan Jenderal Badrodin Haiti.

    ARKHELAUS W.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.