Cina Protes Soal Penembakan Kapal, Ini Kata Menteri Susi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Susi Pudjiastuti, memberikan keterangan kepada awak media, di Jakarta, 15 April 2016. Permintaan ini karena Kementerian Kelautan dan Perikanan bersama Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup, belum memberikan rekomendasi. TEMPO/Imam Sukamto

    Menteri Susi Pudjiastuti, memberikan keterangan kepada awak media, di Jakarta, 15 April 2016. Permintaan ini karena Kementerian Kelautan dan Perikanan bersama Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup, belum memberikan rekomendasi. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.COJakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menanggapi santai soal protes pemerintah Cina atas penembakan dan penangkapan kapal ikan berbendera Cina, Jumat lalu, 18 Juni 2016. Penangkapan terjadi di perairan Natuna, Kepulauan Riau, atas dugaan penangkapan ikan ilegal.

    "Tindakan kita sah-sah saja, kita anggap itu illegal fishing," ujar Susi seusai buka puasa bersama di rumah Ketua DPR Ade Komarudin di Jakarta, Senin, 20 Juni 2016. Perlakuan tegas diterapkan tanpa pandang bulu untuk semua negara yang melanggar. "Hubungan baik harus kita jaga, tapi masak pencurian ikan masuk ke hubungan baik?"

    Penangkapan kapal berbendera Cina itu dilakukan oleh TNI AL. Dalam penangkapan tersebut, TNI mengerahkan kapal RI Imam Bonjol-383 yang saat itu sedang berpatroli. KRI Imam Bonjol-383 jenis Parchim yang bergerak atas Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) itu menerima laporan hasil intai udara maritim. 

    Kelompok kapal asal Cina tersebut sempat melarikan diri saat dihampiri KRI Imam Bonjol. TNI AL pun melepaskan tembakan peringatan, tapi peringatan itu diabaikan. Setelah beberapa kali peringatan dan tembakan ke haluan kapal, satu dari 12 kapal ikan asing dapat dihentikan.

    GHOIDA RAHMAH

    BACA JUGA
    Kasus Rp 30 M, Apa yang Dilakukan Ahok kepada Sunny?
    EKSKLUSIF: Perjalanan Duit Rp 30 Miliar ke Teman-teman Ahok



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hypermarket Giant dan Tiga Retail yang Tutup 2017 - 2019

    Hypermarket Giant akan menutup enam gerainya pada Juli 2019. Selain Giant, berikut gerai ritel yang yang bernasib sama dalam dua tahun terakhir.