Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Politikus NasDem Ini Ungkap Permainan Korupsi di DPRD DKI

Editor

Bagja

image-gnews
Subandi, anggota Fraksi Partai NasDem. Foto: Dok. DPRD Jakarta
Subandi, anggota Fraksi Partai NasDem. Foto: Dok. DPRD Jakarta
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Fraksi Partai Hanura di DPRD Jakarta, Muhammad Guntur, diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi terkait suap reklamasi Teluk Jakarta. Kepada KPK Guntur bercerita permainan suap menjelang rapat yang mengesahkan Peraturan Daerah Tata Ruang Pantai Utara Jakarta pada 6 April 2016.

Menurut Guntur, ada peredara uang suap untuk anggota DPRD agar hadir dalam rapat tersebut dan setuju dengan peraturan itu. Tiap anggota diberi uang itu sebesar Rp 50 juta. “Itu baru uang muka,” katanya seperti dikutip Koran Tempo edisi 20 Juni 2016.

BACA: Aguan Diduga Dalam Suap Reklamasi, Ini Buktinya
 
Dalam pemeriksaan itu Guntur juga ditanya ihwal sebuah surat yang ditulis Capt. Subandi, anggota Fraksi NasDem. Subandi mengkonfirmasi cerita Guntur bahwa ada pemberian di sekitar rapat reklamasi yang akan membahas kontribusi tambahan pengembang 15 persen.

Surat kepada pimpinan NasDem itu juga menguak permainan Ketua Fraksi NasDem Bestari Barus yang memainkan anggaran DPRD hingga proyek-proyek berbasis APBD. “Benar, surat itu saya yang tulis,” kata Subandi. “Tapi bukan soal reklamasi.”

Dalam suratnya, Subandi bercerita bahwa setiap anggota fraksi diberi uang Rp 25 juta. Ia mendengar jatah tiap anggota Rp 50 juta seperti yang didengar Guntur. Padahal Ketua Fraksi jatahnya Rp 100 juta.

BACA: Suap Reklamasi, KPK: Banyak Temuan Baru

Bestari Barus tak menyangkal surat Subandi. Ia enggan mengomentarinya. “Bulan puasa jangan bergosip,” katanya.

ERWAN HERMAWAN


Berikut ini surat utuh Subandi itu:

Dear Bu.Dini

Mohon Maaf sebelumnya,

Dengan ini ijinkan saya memperkenalkan diri nama saya Subandi dan saat ini sebagai anggota Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta yang berasal dari Daerah Pemilihan Jakarta Utara ( DKI Jakarta.2,  Cilincing, Koja, Kelapa Gading ).

Sebagai kader Partai NasDem saya  merasa perlu menyampaikan informasi mengenai situasi dan kondisi baik di internal Fraksi NasDem DKI, DPRD DKI maupun dibeberapa DPD di 5 wilayah DKI.

Jika yang saya laporkan tentang situasi dan kondisi sebagaimana yang saya maksud diatas sudah ibu ketahui anggaplah ini sebagai tambahan saja, tetapi jika laporan informasi yang ibu dapet berbeda contennya maka anggaplah ini second opinion agar ada keseimbangan.

Baca selengkapnya...

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Hevearita Gunaryanti Rahayu: Rumah Digeledah KPK hingga Tanggapan Hasto PDIP Soal Dinamika Politik

8 jam lalu

Hevearita Gunaryanti Rahayu. Foto/Instagram
Hevearita Gunaryanti Rahayu: Rumah Digeledah KPK hingga Tanggapan Hasto PDIP Soal Dinamika Politik

Rumah Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu digeledah KPK dalam penyidikan dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa


Hasto Kristiyanto Singgung Pilkada Serentak dalam Penggeledahan Rumah dan Kantor Wali Kota Semarang, Ini Respons KPK

13 jam lalu

Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto memberikan keterangan kepada wartawan terkait perkembangan kasus dugaan korupsi pada lingkungan Pemkot Semarang di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis, 18 Juli 2024. Setelah penggeledahan di lingkungan Pemkot Semarang, KPK telah melakukan pelarangan untuk empat orang berpergian ke luar negeri termasuk Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu dan suaminya Alwin Basri berkaitan dengan penyidikan kasus dugaan korupsi tersebut. ANTARA/Erlangga Bregas Prakoso
Hasto Kristiyanto Singgung Pilkada Serentak dalam Penggeledahan Rumah dan Kantor Wali Kota Semarang, Ini Respons KPK

KPK menanggapi pernyataan Hasto Kristiyanto yang menghubungkan kasus Wali Kota Semarang dengan Pilkada Serentak.


Ahok Menjelang Pilkada Jakarta, Ditanggapi Anies hingga Peluang yang Diamati PDIP

14 jam lalu

Politikus PDI Perjuangan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyampaikan orasi politiknya dalam acara Ahokers Bareng Ganjar di Rumah Aspirasi Relawan Ganjar-Mahfud, Jakarta, Minggu, 4 Februari 2024. Relawan Ahokers resmi mendukung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD pada Pilpres 2024. ANTARA/Aprillio Akbar
Ahok Menjelang Pilkada Jakarta, Ditanggapi Anies hingga Peluang yang Diamati PDIP

Peluang Ahok kembali mempimpin Jakarta menyita perhatian publik dan PDIP


Hasto Kristiyanto Klaim Tak Tahu Soal Kasus Korupsi DJKA Kemenhub

17 jam lalu

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto saat memberikan keterangan kepada awak media di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Sabtu 20 Juli 2024. ANTARA/Narda Margaretha Sinambela
Hasto Kristiyanto Klaim Tak Tahu Soal Kasus Korupsi DJKA Kemenhub

Hasto Kristiyanto mengklaim tak tahu menahu soal kasus korupsi DJKA Kemenhub.


Berkas Perkara Firli Bahuri Masih Mandek di Polda Metro Jaya

18 jam lalu

Pertemuan Firli Bahuri dengan Syahrul.
Berkas Perkara Firli Bahuri Masih Mandek di Polda Metro Jaya

Polda Metro Jaya terakhir kali mengirim berkas perkara Firli Bahuri ke Kejaksaan Tinggi Jakarta pada Januari lalu.


Kata Hasto soal Kemungkinan Duet Anies dan Ahok di Pilgub Jakarta

1 hari lalu

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto saat memberikan keterangan kepada awak media di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Sabtu 20 Juli 2024. ANTARA/Narda Margaretha Sinambela
Kata Hasto soal Kemungkinan Duet Anies dan Ahok di Pilgub Jakarta

Hasto Kristiyanto merespons soal kemungkinan duet antara Anies dan Ahok di Pilgub Jakarta.


Rumah dan Kantor Wali Kota Semarang Digeledah Penyidik KPK, PDIP SInggung Soal Pilkada

1 hari lalu

Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto memberikan keterangan kepada wartawan terkait perkembangan kasus dugaan korupsi pada lingkungan Pemkot Semarang di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis, 18 Juli 2024. Setelah penggeledahan di lingkungan Pemkot Semarang, KPK telah melakukan pelarangan untuk empat orang berpergian ke luar negeri termasuk Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu dan suaminya Alwin Basri berkaitan dengan penyidikan kasus dugaan korupsi tersebut. ANTARA/Erlangga Bregas Prakoso
Rumah dan Kantor Wali Kota Semarang Digeledah Penyidik KPK, PDIP SInggung Soal Pilkada

PDIP menilai penggeledahan rumah dan kantor Wali Kota Semarang sebagai dinamika politik hukum menjelang Pilkada Serentak.


5 Hal Soal Kasus Dugaan Korupsi Wali Kota Semarang

1 hari lalu

Hevearita Gunaryanti Rahayu. Foto/Instagram
5 Hal Soal Kasus Dugaan Korupsi Wali Kota Semarang

Salah satu pihak yang ikut diperiksa KPK adalah Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu.


Anies Tanggapi Peluang Duel Kembali dengan Ahok di Pilgub Jakarta 2024

1 hari lalu

Organisasi masyarakat Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar) mendeklarasikan Anies Rasyid Baswedan untuk maju pemilihan gubernur atau Pilgub DKI Jakarta 2024 di Gor Cempaka Putih, Jakarta Pusat pada Kamis, 20 Juli 2024. TEMPO/Desty Luthfiani
Anies Tanggapi Peluang Duel Kembali dengan Ahok di Pilgub Jakarta 2024

Anies Baswedan menanggapi peluang kembali duel dengan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di Pilgub DKI Jakarta 2024


Korupsi LNG Pertamina, KPK Periksa Eks Kasubdit Niaga Migas

1 hari lalu

Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto memberikan keterangan kepada wartawan terkait perkembangan kasus dugaan korupsi pada lingkungan Pemkot Semarang di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis, 18 Juli 2024. Setelah penggeledahan di lingkungan Pemkot Semarang, KPK telah melakukan pelarangan untuk empat orang berpergian ke luar negeri termasuk Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu dan suaminya Alwin Basri berkaitan dengan penyidikan kasus dugaan korupsi tersebut. ANTARA/Erlangga Bregas Prakoso
Korupsi LNG Pertamina, KPK Periksa Eks Kasubdit Niaga Migas

KPK memeriksa eks Kasubdit Niaga Migas PT Pertamina dalam kasus korupsi LNG.