Ketika Badrodin Bertemu Para Mantan Kapolri  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rektor Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian Inspektur Jenderal Rycko Amelza Dahniel (tengah), Kepala Polri Jenderal Badrodin Haiti, Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri Komisaris Jenderal Syafruddin berfoto bersama para mantan Kepala Polri di acara Dies Natalis PTIK ke 70 di Auditorium PTIK, Jakarta Selatan, 17 Juni 2016. Tempo/Rezki Alvionitasari.

    Rektor Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian Inspektur Jenderal Rycko Amelza Dahniel (tengah), Kepala Polri Jenderal Badrodin Haiti, Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri Komisaris Jenderal Syafruddin berfoto bersama para mantan Kepala Polri di acara Dies Natalis PTIK ke 70 di Auditorium PTIK, Jakarta Selatan, 17 Juni 2016. Tempo/Rezki Alvionitasari.

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kepolisian RI Jenderal Badrodin Haiti hari ini mengikuti acara Dies Natalis Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) ke-70 dan wisuda mahasiswa sekolah polisi itu.

    "PTIK wajib menyebarkan ilmu kepolisian," kata Badrodin dalam sambutannya di Auditorium PTIK, Jakarta Selatan, Jumat, 17 Juni 2016. Menurut dia, ilmu kepolisian adalah indisipliner, ada keterkaitan dengan bilang ilmu lainnya.

    Sejumlah mantan petinggi Polri juga hadir dalam acara itu. Lima jenderal purnawirawan dengan setelan jas rapi dipanggil satu per satu ke depan panggung untuk menerima sebuah buku sejarah PTIK. Mereka di antaranya Kapolri ke-8 Jenderal Purnawirawan Awaluddin Djamin yang memakai toga, Kapolri ke-14 Jenderal Purnawirawan Roesmanhadi, Kapolri ke-17 Jenderal Purnawirawan Da'i Bachtiar, Kapolri ke-19 Jenderal Purnawirawan Bambang Hendarso Danuri, dan Kapolri ke-20 Jenderal Purnawirawan Timur Pradopo.

    Para mantan Kapolri ini berbaris di depan kumpulan mahasiswa. Tepuk tangan mengiringi langkah mereka. Badrodin yang lebih junior pun menjabat tangan, memberikan buku, dan mencium pipi mereka, disambut dengan senyum hangat. Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri Komisaris Jenderal Syafruddin beserta Rektor PTIK Inspektur Jenderal Rycko Amelza Dahniel mengikuti Badrodin menyalami para mantan jenderal.

    Dalam acara ini Badrodin juga didaulat untuk menyerahkan penghargaan kepada sejumlah tokoh negara. Mereka diwakili anak, keponakan, dan cucu. Sukarno misalnya, Presiden pertama Indonesia itu diwakili sang cucu, Puti Guntur Soekarno Putra. Lalu Mohammad Hatta, diwakili oleh putrinya, Meutia Hatta. Ada pula keluarga dari Soepomo, Ki Hajar Dewantara, Soekanto, Sutan Syahrir, Djoko Soetono, Sunario Kolopaking, Priono, dan Sri Sultan Hamengku Buwono ke-IX.

    Tak lupa semuanya berfoto bersama. Begitu pula setelah acara berakhir, Badrodin berfoto rombongan dengan para lulusan sekolah polisi itu. Badrodin yang merupakan Kapolri ke-22, mulai menjabat Kapolri sejak 17 April 2015. Ia diangkat Presiden Joko Widodo setelah menjalani tugas sebagai pelaksana tugas Kapolri Januari-April 2015.

    Badrodin akan memasuki masa pensiun pada 24 Juli 2016, saat usianya memasuki 58 tahun. Sebagai penggantinya, Jokowi telah menunjuk calon tunggal yaitu Komisaris Jenderal Tito Karnavian. Saat ini Tito menjabat Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme.

    REZKI ALVIONITASARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anwar Usman dan 8 Hakim Sidang MK dalam Gugatan Kubu Prabowo

    Mahkamah Konstitusi telah menunjuk Anwar Usman beserta 8 orang hakim untuk menangani sengketa pemilihan presiden 2019.