Jalan Tol Jakarta Terintegrasi sampai Brebes Timur

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gerbang tol Pejagan, Brebes, Jawa Tengah. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Gerbang tol Pejagan, Brebes, Jawa Tengah. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Hubungan Masyarakat PT Jasa Marga (Persero) Tbk Dwimawan Heru mengatakan ruas jalan tol Jakarta sampai Brebes Timur yang diintegrasikan, juga akan menerapkan sistem pembayaran multi bank untuk e-toll. “Tentu untuk mempermudah pembayaran ya,” kata Dwimawan kepada Tempo saat dihubungi, Kamis, 16 Juni 2016.

    Setidaknya, ada lima bank yang bisa digunakan fasilitas e-toll, yaitu Bank Mandiri, BCA, BNI, BRI, dan BTN. Namun ruas jalan tol ini dibagi menjadi dua cluster, sehingga ada perbedaan tentang e-toll bank mana saja yang bisa dipakai.

    Untuk cluster satu yang terbentang dari Jakarta-Cikampek-Purbaleunyi dan Cikopo-Palimanan, e-toll yang bisa digunakan adalah e-toll dari Bank Mandiri, BRI, BNI, BTN, dan BCA. Sedangkan untuk cluster kedua yang terdiri atas ruas Palimanan-Kanci, Kanci-Pejagan, Pejagan-Pemalang (ke luar Brebes Timur), hanya melayani e-toll dari Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BTN.

    Ketika ditanyakan mengapa BCA tak ikut dalam cluster kedua, Dwimawan menjawab bahwa bukan tak ikut, tapi belum ikut. Karena, menurut dia, BCA masih sedang dalam proses untuk ikut dalam cluster dua ini.

    Sejumlah ruas jalan tol di Pulau Jawa akan dintegrasikan. Ruas jalan tol yang dintegrasikan akan terbentang dari Jakarta sampai Brebes Timur. Dengan adanya integrasi ini akan membuat para pengendara dari Jakarta menuju ke Brebes lebih jarang berhenti untuk melakukan transaksi.

    Dwimawan menjelaskan hal ini dilakukan untuk mempermudah para pengendara yang melintas di sepanjang jalur itu. Ia juga mengatakan hal ini dilakukan bukan hanya untuk menghadapi arus mudik dan balik Idul Fitri, tapi untuk seterusnya akan tetap terintegrasi.

    DIKO OKTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.