Tuduhan Rp 30 M ke Teman Ahok, Basuki: Junimart Beruntung!  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta, Ahok, meninjau salah satu fasilitas di RPTRA Anggrek, Lebak Bulus, Jakarta, 19 Mei 2016. Keberadaan RPTRA ini diharapkan dapat memenuhi hak anak untuk bermain, berekreasi, dan mendapat persamaan. TEMPO/M Iqbal Ichsan

    Gubernur DKI Jakarta, Ahok, meninjau salah satu fasilitas di RPTRA Anggrek, Lebak Bulus, Jakarta, 19 Mei 2016. Keberadaan RPTRA ini diharapkan dapat memenuhi hak anak untuk bermain, berekreasi, dan mendapat persamaan. TEMPO/M Iqbal Ichsan

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyebut politikus PDI Perjuangan, Junimart Girsang, beruntung karena berstatus anggota Dewan Perwakilan Rakyat. "Untungnya dia anggota DPR, enggak bisa digugat," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis, 16 Juni 2016.

    Pernyataan Gubernur Basuki tersebut menanggapi tudingan Junimart yang menyebutkan adanya aliran Rp 30 miliar dari pengembang reklamasi kepada Teman Ahok melalui staf khusus Ahok, Sunny Tanuwidjaja, dan Cyrus Network, dalam rapat dengan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi di Gedung DPR, Jakarta, Rabu, 15 Juni 2016.

    BACA: KPK Usut Rp 30 Miliar dari Pengembang ke Teman Ahok

    Ahok menuturkan, tudingan Junimart tidak bisa digugat karena dia sebagai anggota DPR, dia memiliki hak imunitas atau kekebalan dari tuntutan pidana. "Enak banget coba, dia mau ngomong apa saja dia punya hak imunitas, enggak bisa dituntut, enggak bisa digugat. Ini bisa main politik nih," ujarnya.

    Ahok yakin dengan perkataannya itu karena dia pernah menjadi anggota Dewan. Ahok Ia meminta agar Junimart bisa membuktikan tudingannya itu. Sebab, Ahok menilai, tudingan Junimart secara politik itu jahat. "Sama kayak kasus Sumber Waras kan. Pengen bangkitkan opini ke orang, 'Ahok itu enggak bersih'."

    BACA: Ditelisik KPK, Teman Ahok Blakblakan Sumber Dananya

    Dalam rapat dengan DPR, Rabu, 15 Juni 2016, anggota Komisi Hukum DPR, Juniamrt Girsang, menanyakan informasi ada uang Rp 30 miliar dari pengembang reklamasi melalui Sunny untuk Teman Ahok. "Saya tak tahu apakah KPK sudah memeriksa soal ini," kata politikus PDI Perjuangan itu.

    Menanggapi pertanyaan Junimart, Ketua KPK Agus Rahardjo mengakui penyidik lembaganya memperoleh informasi awal aliran dana untuk Teman Ahok. Penyelidikan atas duit itu penting karena berhubungan dengan izin dan suap reklamasi yang menjerat anggota DPRD Jakarta. "Kami sedang siapkan surat perintah penyelidikannya," kata Agus.

    FRISKI RIANA

    BACA JUGA
    Ahok Lolos dari Jerat KPK, Ahmad Dhani: Ramalan Saya Benar
    Sumber Waras Bebas Korupsi, Bambang Soesatyo: BPK yang Brengsek


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.