Peternak Sapi di Majalengka Tolak Sapi Impor

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas memeriksa kondisi ratusan sapi lokal asal Kupang yang baru saja tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, 9 Februari 2016. Akibat melonjaknya harga daging sapi, membuat pendapat pedangan mengalami penurunan hingga 40%. TEMPO/Tony Hartawan

    Petugas memeriksa kondisi ratusan sapi lokal asal Kupang yang baru saja tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, 9 Februari 2016. Akibat melonjaknya harga daging sapi, membuat pendapat pedangan mengalami penurunan hingga 40%. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Majalengka - Peternak sapi lokal di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, menolak masuknya sapi impor. Keberadaan sapi impor, menurut mereka, membuat harga sapi lokal anjlok.

    Suhri,  peternak sapi asal Kelurahan Babakan Jawa, Kecamatan Majalengka, menuturkan semula harga rata-rata sapi hidup di tingkat peternak Rp 20 juta per ekor. Namun, setelah  pemerintah memutuskan untuk mengimpor sapi secara besar-besaran menjelang lebaran, harga sapi lokal turun menjadi Rp 17 juta per ekor.

    "Kami jelas menolak masuknya sapi impor tersebut," ungkap Suhri. Alasanya,  dengan harga jual tersebut peternak mengalami kerugian karena tidak mampu menutupi biaya pakan maupun perawatan sapi mereka.

    Suhri mengatakan, di Kelurahan Babakan Jawa terdapat puluhan peternak sapi. Untuk persiapan lebaran, mereka telah memelihara sekitar 500 hingga 600 ekor sapi.

    Namun, anjloknya harga sapi lokal akibat masuknya sapi impor membuat peternak di daerah itu  berencana  menahan sapi mereka. Para peternak menunggu harga sapi hidup di pasaran kembali membaik. "Kalau dilepas sekarang, kami merugi," ungkap peternak lainnya, Santoso.

    Santoso berharap pemerintah bisa bijak dalam mengambil keputusan terkait impor. "Pemerintah seharusnya lebih memberdayakan peternak lokal daripada membuka keran  impor sapi," kata Santoso.

    IVANSYAH



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Pembala Jatuh, Marc Marquez Jaya di Catalunya, Barcelona

    Marc Marquez memenangi seri ketujuh balapan MotoGP di Sirkuit Catalunya, Barcelona pada 16 Juni 2019 yang diwarnai jatuhnya empat pebalap unggulan.