Istana Benarkan Tunjuk Tito Karnavian Jadi Calon Kapolri  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Juru Bicara Presiden Johan Budi menyampaikan keterangan pers terkait pembentukan Badan Restorasi Gambut di Istana Merdeka, Jakarta, 13 Januari 2016. Johan Budi yang juga mantan Pimpinan KPK tersebut mulai bertugas sebagai Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi usai dilantik Presiden Joko Widodo Selasa (12/1). ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma

    Juru Bicara Presiden Johan Budi menyampaikan keterangan pers terkait pembentukan Badan Restorasi Gambut di Istana Merdeka, Jakarta, 13 Januari 2016. Johan Budi yang juga mantan Pimpinan KPK tersebut mulai bertugas sebagai Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi usai dilantik Presiden Joko Widodo Selasa (12/1). ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara Istana Kepresidenan, Johan Budi Sapto Pribowo, membenarkan jika Presiden Joko Widodo sudah mengajukan calon tunggal Kepala Polri kepada Dewan Perwakilan Rakyat. Nama calon Kapolri tersebut adalah Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Komisaris Jenderal Tito Karnavian.

    "Memang benar hari ini, 15 Juni, Presiden Joko Widodo menyampaikan surat permohonan persetujuan calon Kapolri kepada DPR. Nama yang diajukan adalah Komjen Tito Karnavian," kata Johan Budi lewat pesan elektronik kepada awak media, Rabu, 15 Juni 2016.

    Sebelumnya, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Ade Komarudin mengungkapkan bahwa lembaganya sudah menerima surat pengajuan calon tunggal Kapolri dari Presiden Jokowi. Di dalam surat itu tertera nama Tito Karnavian.

    Seusai pernyataan Ade Komarudin ini, pemerintah tak langsung menanggapinya. Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan bahkan memilih irit berbicara mengenai hal itu saat dikonfirmasi. "Ya sudah kalau dia (Akom) berkata begitu," kata Luhut.

    Johan melanjutkan, penunjukan Tito Karnavian sebagai calon tunggal Kapolri sepenuhnya menjadi wewenang dan hak prerogatif Presiden Jokowi. Hal itu mengacu pada Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Republik Indonesia.

    Meski begitu, lanjut Johan, bukan berarti Presiden Jokowi memilih Tito tanpa masukan. Ia mengatakan Presiden sudah mendengarkan semua masukan dari berbagai pihak, baik dari Polri, Komisi Kepolisian Nasional, maupun masyarakat. "Nama Tito Karnavian adalah salah satu dari beberapa nama yang diajukan oleh Kompolnas kepada Presiden Joko Widodo," katanya.

    Tito Karnavian akan menggantikan Jenderal Badrodin Haiti yang akan berakhir jabatannya sebagai Kapolri, bulan ini. Sebelum menjadi Kepala BNPT, Tito pernah menjabat Kepala Polda Papua dan Kapolda ke Polda Metro Jaya.

    ISTMAN M.P.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.