12 Posko Pengawas Jalan Didirikan di Jawa Timur  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Subekti

    TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Surabaya - Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Jawa Timur, Supaad, mengatakan telah mendirikan 12 Pos Komando (Posko) Reaksi Cepat di 12 daerah guna mengawasi kondisi jalan. Di setiap Posko, selain petugas yang siap melakukan perbaikan jalan yang rusak, tersedia beberapa alat berat sebagai penunjang tugasnya.

    "Sebanyak 12 Posko itu akan siap 24 jam,” ujarnya kepada Tempo di kantornya, Rabu, 15 Juni 2016.

    Menurut Supaad, 12 daerah itu adalah Kabupaten Mojokerto, Kota Surabaya, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Jember, Kabupaten Malang, Kabupaten Kediri Kabupaten Pacitan, Kabupaten Madiun, dan Kabupaten Bojonegoro.

    Supaad menjelaskan, petugas yang berjaga di setiap Posko langsung melakukan perbaikan jalan setelah menerima laporan masyarakat pengguna jalan. Mereka juga secara rutin melakukan pemantauan kondisi jalan di daerah yang menjadi wilayah tugasnya. “Jika ada jalan yang rusak akibat bencana alam, juga langsung dilakukan perbaikan,” ujar Supaad, seraya mengatakan aparat yang bertugas di Posko maupun aparat Dinas Pekerjaan Umum bekerja maksimal selama mudik Lebaran.

    Sebelumnya, Supaad mengatakan ada beberapa ruas jalan di Jawa Timur yang masih dalam keadaan rusak. Hingga saat ini masih dilakukan perbaikan. “Ada di antaranya yang rusak karena tanah longsor,” ujarnya kepada Tempo, Rabu, 15 Juni 2016. Selain jalan yang rusak, ia mengingatkan para pemudik untuk waspada saat melintasi persimpangan rel kereta api. Pemudik juga harus berhati-hati ketika melewati sejumlah pasar tumpah yang berada di pinggir jalur mudik.

    Setidaknya terdapat 10 jalur jalan di Jawa Timur yang perlu diwaspadai oleh para pemudik. Di antaranya ruas jalan Gresik-Lamongan-Babat, ruas jalan Jombang-Kertosono-Nganjuk-Caruban, ruas jalan Taman-Krian-Mlirip-Jampirogo, ruas jalan Bojonegoro-Padangan-Ngawi, ruas jalan Ponorogo-Pacitan, ruas jalan Mantingan-Ngawi, ruas jalan Bangkalan-Ketapang-Satabar-Sumenep, ruas jalan Bangkalan-Sampang-Pamekasan-Sumenep, ruas jalan Probolinggo-Wonorejo (Lumajang)-Jember-Banyuwangi, serta ruas jalan Situbondo-Banyuwangi.

    EDWIN FAJERIAL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.