Presiden Jokowi Tunjuk Komjen Tito sebagai Calon Kapolri

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Tito Karnavian saat mengikuti rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR RI di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 13 April 2016. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Tito Karnavian saat mengikuti rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR RI di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 13 April 2016. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Komisi Hukum Dewan Perwakilan Rakyat Bambang Soesatyo mengatakan Presiden Joko Widodo telah mengirimkan surat tentang calon Kepala Kepolisian RI. Isinya, kata dia, menunjuk Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Komisaris Jenderal Tito Karnavian sebagai calon tunggal Kapolri.

    Menurut Bambang, surat itu akan dibahas seluruh fraksi di badan musyawarah. "Lalu dibawa ke rapat paripurna," katanya dalam pesan pendek, Rabu, 15 Juni 2016.

    Setelah dibacakan, kata Bambang, Komisi Hukum akan mengadakan rapat pleno dan menentukan jadwal tes kepatutan dan kelayakan. Dia berharap, proses itu bisa selesai sebelum libur Hari Raya Idul Fitri, pada 28 Juni nanti.

    Tito sendiri baru dilantik sebagai Kepala BNPT pada Maret lalu. Sebelumnya, dia merupakan Kepala Polda Metro Jaya dengan pangkat inspektur jenderal.

    Sebelumnya, sempat muncul dua nama calon Kapolri pengganti Jenderal Badrodin Haiti adalah jenderal bintang tiga lain, seperti Komisaris Jenderal Budi Waseso atau Budi Gunawan.

    HUSSEIN ABRI YUSUF


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.