Hari Ini, KPK Buka Kesimpulan Kasus Sumber Waras di DPR  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Umum Rumah Sakit Sumber Waras Abraham Tedjanegara Menjelaskan tentang lahan RS Sumber Waras yang dibeli Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Tempo/Rezki

    Direktur Umum Rumah Sakit Sumber Waras Abraham Tedjanegara Menjelaskan tentang lahan RS Sumber Waras yang dibeli Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Tempo/Rezki

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi sudah menentukan sikap atas penanganan kasus dugaan korupsi Rumah Sakit Sumber Waras. Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan keputusan melanjutkan atau tidak penyelidikan kasus pembelian lahan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta itu akan diumumkan saat Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi Hukum Dewan Perwakilan Rakyat, Selasa, 14 Juni 2016.

    "Sebetulnya Sumber Waras sudah hampir konklusi," kata Agus di gedung KPK, Senin, 13 Juni 2016.  "Konklusinya dibuka di DPR aja."

    Baca juga: Cerita Bank Soal Pembayaran RS Sumber Waras, Ternyata Pakai Cek 

    Menurut Agus, kesimpulan hasil gelar perkara (ekspose) penyidik dan pimpinan Senin sore tadi tidak memenuhi harapan banyak orang. "Jadi bisa saja kasus itu tidak memenuhi harapan beberapa pihak tapi memenuhi harapan pihak lain."

    Meski sudah hampir konklusi, kata Agus, penyidik masih akan meminta keterangan dari satu instansi lagi. Namun, ia enggan membeberkan nama instansi yang dimaksud.

    KPK menyelidiki kasus pembelian lahan RS Sumber Waras oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sejak tahun lalu. Saat itu, perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan menyerahkan langsung hasil audit kepada Ketua KPK sementara, Taufiequrrahman Ruki.

    Baca juga: Alamatnya Dipermasalahkan BPK, Begini Kata RS Sumber Waras  

    Oleh BPK, proses pembelian lahan milik Yayasan Kesehatan Sumber Waras senilai Rp 800 miliar pada APBD Perubahan 2014 itu tidak sesuai prosedur. Pemprov DKI dianggap membeli dengan harga lebih mahal dari seharusnya sehingga mengakibatkan kerugian negara Rp 191 miliar.

    BPK menemukan enam penyimpangan dalam pembelian lahan Sumber Waras ini. Namun, pimpinan KPK jilid baru ini masih belum menemukan bukti adanya niat jahat seseorang dalam kasus tersebut.

    LINDA TRIANITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.