DPR Reses, Masa Jabatan Badrodin Berpeluang Diperpanjang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, Kepala BNPT Komjen Tito Karnavian, dan Kepala BNN Komjen Budi Waseso mendiskusikan pengamanan Ramadhan di Istana Negara. TEMPO/Istman

    Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, Kepala BNPT Komjen Tito Karnavian, dan Kepala BNN Komjen Budi Waseso mendiskusikan pengamanan Ramadhan di Istana Negara. TEMPO/Istman

    TEMPO.COJakarta - Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo mengatakan pergantian Kepala Kepolisian RI sulit dilakukan karena faktor waktu. Menurut dia, Presiden Joko Widodo berencana menyerahkan usul nama-nama calon Kapolri sebelum masa reses DPR.

    Namun ia ragu proses dan tahap pergantian Kapolri yang baru bisa tepat pada Juli 2016. Masa jabatan Kapolri Jenderal Badrodin Haiti berakhir pada 28 Juli 2016 karena memasuki usia 58 tahun, yang merupakan usia pensiun.

    Menurut Bambang, Komisi Kepolisian Nasional telah menyerahkan nama calon Kapolri kepada Presiden. Namun, kapan Presiden akan mengajukan usul kepada DPR, belum diketahui. “Sedangkan DPR akan memasuki masa reses pada 28 Juni 2016,” katanya dalam siaran pers kepada Tempo, Senin, 13 Juni 2016.

    Bambang menjelaskan, jika Jokowi mengajukan usul nama sebelum masa reses, proses dan tahap yang harus dilalui DPR tetap memakan waktu lama. Usul tentang nama-nama calon Kapolri lebih dulu dibacakan dalam sidang paripurna. Setelah itu, dibawa ke rapat pimpinan dan Badan Musyawarah DPR.

    Setelah dua tahap itu, Komisi III yang membidangi masalah hukum, HAM, dan keamanan menggelar uji kelayakan dan kepatutan alias fit and proper test. “Tahap ini pun sering memakan waktu,” ujar Bambang.

    Bambang mengatakan DPR juga bakal mengumumkan di media massa agar masyarakat memberi masukan. Selain itu, anggota DPR harus berkunjung ke kediaman calon serta mewawancara tetangga atau orang di lingkungan tempat tinggalnya.

    Menurut Bambang, waktu tak memadai untuk melakukan semua tahap itu karena DPR hanya punya waktu sekitar 20 hari sebelum libur Idul Fitri. “Kalau pada akhirnya pergantian Kapolri tidak bisa dilakukan pada waktunya, pilihan yang tersisa adalah memperpanjang masa dinas aktif Jenderal Badrodin Haiti,” ucapnya.

    Bambang melanjutkan, dengan memperpanjang masa jabatan Badrodin, berarti Presiden Joko Widodo harus menerbitkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perpu). Sebab, Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri menetapkan bahwa usia pensiun anggota Polri adalah 58 tahun.

    REZKI ALVIONITASARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hypermarket Giant dan Tiga Retail yang Tutup 2017 - 2019

    Hypermarket Giant akan menutup enam gerainya pada Juli 2019. Selain Giant, berikut gerai ritel yang yang bernasib sama dalam dua tahun terakhir.