Isu Reshuffle Kabinet, Golkar Sudah Siapkan Calon Menteri  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Panitia Pengarah Munaslub Partai Golkar, Nurdin Halid, memimpin Rapat Pleno Munaslub di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, 6 Mei 2016. TEMPO/M IQBAL ICHSAN

    Ketua Panitia Pengarah Munaslub Partai Golkar, Nurdin Halid, memimpin Rapat Pleno Munaslub di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, 6 Mei 2016. TEMPO/M IQBAL ICHSAN

    TEMPO.CO, Jakarta - Isu reshuffle Kabinet Kerja Jokowi-JK kembali mencuat. Partai-partai yang baru mendukung pemerintahan, seperti Partai Amanat Nasional dan Golkar, disebut-sebut bakal masuk ke kabinet.

    Menanggapi isu tersebut, Ketua Harian DPP Partai Golkar Nurdin Halid mengatakan partainya menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Jokowi. Apabila presiden meminta Golkar mengajukan calon, ia siap menyodorkan nama.

    "Kader Golkar yang bisa dan pantas jadi menteri banyak," ujar Nurdin saat ditemui di sela acara buka bersama Aburizal Bakrie di Hotel Shangri-La, Jakarta, Ahad, 12 Juni 2016. "Kami siap jika memang diminta, terutama untuk kebaikan Indonesia."

    Saat ditanya benarkah nama Sekjen Golkar Idrus Marham yang akan dicalonkan sebagai menteri, Nurdin membenarkan. "Pak Idrus memang salah satu yang akan direkomendasikan," ucaop Nurdin.

    Nurdin mengatakan banyak orang dari Partai Golkar yang siap menduduki kursi Kabinet Kerja Jokowi-JK. Karena itu, tak jadi soal jika kapan pun ia diminta mengusulkan nama untuk calon menteri.

    MAYA AYU PUSPITASARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Konflik Lahan Era SBY dan 4 Tahun Jokowi Versi KPA

    Konsorsium Pembaruan Agraria menyebutkan kasus konflik agraria dalam empat tahun era Jokowi jauh lebih banyak ketimbang sepuluh tahun era SBY.