Kuota Haji Tahun 2017 Tetap 168.600 Orang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin menberikan keterangan kepada wartawan setelah membuka Rapat Kerja Kementrian Agama Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2016, di Asrama Haji Sudiang, Makassar, 11 April 2016. TEMPO/Sakti Karuru

    Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin menberikan keterangan kepada wartawan setelah membuka Rapat Kerja Kementrian Agama Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2016, di Asrama Haji Sudiang, Makassar, 11 April 2016. TEMPO/Sakti Karuru

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Bagian Informasi Haji Kementerian Agama Affan Rangkuti mengatakan Indonesia masih mendapat kuota haji 168.800 orang pada tahun ini. Jumlah kuota jemaah haji ini tak mengalami perubahan dari tahun lalu. “Karena (kuota) masih mengalami pemotongan sebanyak dua puluh persen,” katanya dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 11 Juni 2016.

    Affan mengatakan kuota 168.800 orang itu sudah meliputi calon haji reguler, haji khusus, serta tim pemandu haji daerah (TPHD) dan petugas penyelenggara ibadah haji khusus. Kuota haji khusus berjumlah 12.831 dan jemaah haji reguler berjumlah 154.049 orang. Lainnya akan diisi 769 petugas penyelenggara ibadah haji khusus (PIHK) dan 769 petugas penyelenggara ibadah haji khusus (PIHK).

    Menurut Affan, jemaah haji akan diberangkatkan dalam dua gelombang. Gelombang pertama akan mulai memberangkatkan jemaah pada 9-21 Agustus 2016 menuju Madinah. Sedangkan untuk gelombang kedua, jemaah akan diberangkatkan pada 22 Agustus-4 September 2016 dengan tujuan Jeddah.

    Kepala Subdirektorat Bina Petugas Haji Khoirizi mengatakan petugas penyelenggara ibadah haji (PPIH) yang akan bertugas ke Arab Saudi memasuki masa persiapan pelatihan dan pembekalan. Ia mengatakan rencananya pada 14-23 Juni 2016, para petugas akan dibekali dan dilatih di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.

    Khoirizi menilai petugas haji adalah salah satu faktor penentu keberhasilan penyelenggaraan haji di setiap tahunnya. Terlebih pemerintah, kata dia, menargetkan indeks kepuasan jemaah haji tahun ini sebesar 83-84 persen. Ia optimistis target itu bisa dicapai karena peningkatan layanan tahun ini. Seperti peningkatan pada aspek transportasi, akomodasi, katering, dan transportasi antarkota perhajian.

    Khorizi menambahkan, pelayanan umum dan ibadah berasal dari unsur Kementerian Agama, TNI, Polri, ormas Islam, hingga ke perguruan tinggi Islam. Termasuk juga media center haji (MCH). Untuk unsur MCH berasal dari media baik cetak maupun online. Pemerintah akan menyiapkan 306 pelayan kesehatan yang terdiri atas dokter dan perawat.

    DANANG FIRMANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.