Sepekan Hilang di Semeru, Pendaki Swiss Berbekal Roti-Biskuit

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Puncak Gunung Semeru (Mahameru). TEMPO/Abdi Purmono

    Puncak Gunung Semeru (Mahameru). TEMPO/Abdi Purmono

    TEMPO.CO, Lumajang - Pencarian terhadap pendaki Gunung Semeru asal Swiss yang hilang, Lionel Du Creux, masih terus dilakukan. Kepala Kepolisian Sektor Senduro, Kabupaten Lumajang, Ajun Komisaris Jaman, mengatakan Lionel hilang sejak Jumat pekan lalu.

    Menurut laporan polisi, Lionel hilang setelah memaksakan diri naik ke puncak Semeru. Adapun rekan Lionel, Alice Guignard, memilih berhenti di Watu Gede karena kecapekan. "Diperkirakan survivor sudah hilang selama sepekan," kata Jaman, Jumat, 10 Juni 2016.

    Alice, yang ditemukan terlebih dulu, kata Jaman, sampai saat ini masih menunggu Lionel di Ranupani. Belum diketahui secara pasti bekal yang dibawa Lionel. Namun berdasarkan informasi Alice, saat keduanya berpisah, Lionel hanya membawa sebotol air mineral dan roti-biskuit kering. "Mungkin sudah kelaparan, mudah-mudahan dia bisa survive," kata Jaman.

    Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru John Kennedy mengatakan pencarian terhadap Lionel difokuskan ke jalur yang terdeteksi ada bekas ranting-ranting patah. Karena belum ada petunjuk penting, pergerakan tim pencari dibagi sejak di pos Kalimati.

    "Untuk back-up di tim flying camp, adapun tim yang lain melakukan penyusuran mengurut mulai hilang kontak sampai ke ceruk-ceruk punggung gunung yang memungkinkan survivor terjebak di sana," kata John.

    Lionel dan Alice berangkat mendaki Semeru dari Malang, Jumat pekan lalu. Mereka masuk Desa Ranupani, Kecamatan Senduro, pada pukul 07.00 WIB, dan langsung menuju lokasi pendakian tanpa pemberitahuan ke pos pemantau.

    Pada pukul 10.22 WIB, mereka sampai di Ranu Kumbolo dan melanjutkan perjalanan ke Kalimati. Tiba di Kalimati pukul 11.55, keduanya mendaki ke puncak dan sampai di daerah Watu Gede pukul 14.01. Pada pukul 17.47, Alice tidak melanjutkan perjalanan karena tidak kuat dan memutuskan kembali ke Kalimati.

    Karena tidak tahu jalan, Alice tersesat tidak melalui jalur sebelumnya. Dia malah menuju punggungan bukit ke arah Arcopodo. Di lokasi ini Alice bertahan dan menunggu selama dua malam. Pada Senin, 6 Juni 2016, Alice ditemukan Heri Sumantri dari tim Haspala Malang yang sedang memandu tamu. Alice ditemukan sekitar pukul 22.00 setelah teriakannya minta tolong dan kebetulan didengar Heri.

    DAVID PRIYASIDHARTA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salip Menyalip Tim Sepak Bola Putra Indonesia Versus Vietnam

    Timnas U-23 Indonesia versus Vietnam berlangsung di laga final SEA Games 2019. Terakhir sepak bola putra meraih emas di SEA Games 1991 di Filipina.