Kota Cirebon Siapkan Paket Sembako untuk Warga Miskin  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga menyusun sembako sumbangan dari komunitas untuk korban penggusuran yang bertahan di lokasi Pasar Ikan Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara, 19 April 2016. TEMPO/Rezki

    Warga menyusun sembako sumbangan dari komunitas untuk korban penggusuran yang bertahan di lokasi Pasar Ikan Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara, 19 April 2016. TEMPO/Rezki

    TEMPO.COCirebon - Selain menggelar operasi pasar murah, Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Kota Cirebon akan segera menggelar operasi pasar bersubsidi.

    Rencana ini diungkapkan Kepala Disperindagkop UMKM Kota Cirebon, Agus Mulyadi. “Pada 24 hingga 25 Juni mendatang kami akan menggelar operasi pasar bersubsidi,” katanya pada Kamis, 9 Juni 2016. 

    Operasi pasar bersubsidi ini dikhususkan bagi keluarga miskin yang ada di Kota Cirebon. Warga bisa membeli paket sembako dengan harga yang sudah disubsidi pemerintah.

    Adapun satu paket sembako terdiri atas 2 kilogram gula pasir, 5 kilogram beras, dan 1 liter minyak goreng. Untuk beras akan mendapat subsidi Rp 5.000 per kilogram, gula pasir mendapat subsidi Rp 6.000 per kilogram, dan minyak goreng mendapat subsidi Rp 6.000 ribu per kilogram. 

    Adapun harganya, menurut Agus, akan disesuaikan dengan harga yang ada saat itu. Selanjutnya, untuk bisa membeli paket pada operasi pasar bersubsidi ini, menurut Agus, warga akan mendapat kupon, yang disalurkan melalui RT dan RW setempat.

    Paket sembako yang akan disiapkan sebanyak 1.600 paket dengan anggaran Rp 56 juta. “Itu baru anggaran dari Pemerintah Kota Cirebon,” kata Agus. 

    Masih ada anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang hingga kini belum turun. Namun dia mengaku sudah mendapatkan informasi jika Pemprov Jawa Barat menganggarkan Rp 15 miliar untuk operasi pasar tahun ini. 

    “Namun Pemkot Cirebon dapat berapa, kita belum tahu,” kata Agus. Dia menjelaskan, pihaknya mengajukan 13 ribu paket sembako bersubsidi ke Pemprov Jawa Barat.

    Pengajuan ini jauh lebih tinggi dibandingkan dengan paket yang mereka dapatkan pada tahun lalu, yang hanya sebanyak 4.200 paket. 

    “Ini karena tingginya jumlah keluarga miskin di Kota Cirebon,” kata Agus. Berdasarkan data jumlah keluarga miskin di Kota Cirebon, saat ini terdapat 17 ribu keluarga miskin.

    Dengan ditambah 1.600 paket sembako bersubsidi lainnya, yang berasal dari Musyawarah Perbankan Daerah, diharapkan semua keluarga miskin bisa mendapat paket sembako bersubsidi ini. 

    IVANSYAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sidang MK Terkait Sengketa Pilpres 2019 Berlangsung Dua Pekan

    Sidang MK terkait sengketa Pilpres 2019 memasuki tahap akhir. Majelis hakim konstitusi akan membacakan putusannya pada 27 Juni. Ini kronologinya.