Kenang Taufiq Kiemas, Ahok Ngaku Suka Berdebat dan Dimarahi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan ketua MPR RI Taufiq Kiemas meninggal dunia di sebuah rumah sakit di Singapura pada 8 Juni 2013. Taufik yang lahir di Jakarta, 31 Desember 1942, sebelumnya menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Singapura. TEMPO/Seto Wardhana

    Mantan ketua MPR RI Taufiq Kiemas meninggal dunia di sebuah rumah sakit di Singapura pada 8 Juni 2013. Taufik yang lahir di Jakarta, 31 Desember 1942, sebelumnya menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Singapura. TEMPO/Seto Wardhana

    TEMPO.COJakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok memastikan akan datang ke acara haul tahun ketiga mendiang Taufiq Kiemas di kediaman Megawati Soekarnoputri, nanti malam. "Datang dong. Aku kenal baik sama beliau (Taufiq )," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu, 8 Juni 2016.

    Semasa Taufiq hidup, Ahok mengaku sering berdebat dan dimarahi. "Suka marahin kalau mau ngomong fair. Tapi beliau juga seorang tokoh yang ngotot tentang empat pilar," tuturnya.

    Saat menjadi Ketua MPR di era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono, Taufiq Kiemas dikenal gigih mendorong sosialisasi empat pilar kepada seluruh lapisan masyarakat. Empat pilar berbangsa dan bernegara itu meliputi Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

    Dalam beberapa kesempatan, Taufiq juga selalu menyampaikan empat pilar bangsa dan negara akan mengukuhkan rasa kebangsaan serta menguatkan persatuan dan kesatuan bangsa. Taufiq selalu mengatakan empat pilar sebagai kekuatan yang mengikat seluruh bangsa.

    Ahok sendiri mengaku lebih sering menyebutnya sebagai empat fondasi ketimbang empat pilar. "Saya suka bilang empat fondasi, enggak empat pilar. Itu beliau yang paling berjasa untuk itu," ujarnya.

    Selain Ahok, Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat dijadwalkan hadir pada acara tersebut.

    FRISKI RIANA

    Baca juga:
    Pilkada  DKI: Tiga Pemicu Ahok Bakal Kompromi dengan Partai
    Kisah Kucing Bangunkan Jemaah untuk Salat Jadi Mendunia  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.