Masih Bungkam Soal Nama-nama Calon Kapolri, Ini Alasan Luhut

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menkopolhukam Luhut Binsar Panjaitan, saat coffee morning dengan sejumlah wartawan di kantor Menkopolhukam, Jakarta, 21 April 2016. Luhut menyampaikan harapannya agar Indonesia jangan mau didikte negara asing. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Menkopolhukam Luhut Binsar Panjaitan, saat coffee morning dengan sejumlah wartawan di kantor Menkopolhukam, Jakarta, 21 April 2016. Luhut menyampaikan harapannya agar Indonesia jangan mau didikte negara asing. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.COJakarta - Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Komisi Kepolisian Nasional mulai menilai sejumlah nama yang diajukan sebagai pengganti Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, yang akan memasuki masa pensiun pada Juli mendatang.

    "Dalam rapat Kompolnas tadi, kami bicara mengenai finalisasi kode etik, juga (saya) meminta mereka melakukan assessment (penilaian) terhadap beberapa nama (calon Kapolri) yang beredar," kata Luhut di kantornya, Jumat, 3 Juni 2016.

    Nama-nama calon Kapolri yang dipertimbangkan itu akan diserahkan pihak Kompolnas kepada Luhut, sebagai ketua, pada Senin pekan depan. "Nanti, Senin diserahkan, nanti kita lihat. Setelah itu, nanti saya serahkan (ke Presiden)," ujarnya.

    Luhut masih bungkam saat ditanya ihwal nama-nama yang bakal diajukan sebagai pengganti Badrodin. Ia mengatakan baru akan mempublikasikan nama-nama itu setelah melaporkannya kepada Presiden Joko Widodo.

    "Nama-namanya tidak boleh dong saya ngomong sekarang, saya belum lapor Presiden. President is my boss, jadi lapor bos dulu, baru ke kalian (wartawan)," tuturnya sebelum naik ke mobilnya. Dia hanya memastikan bahwa figur pengganti Badrodin adalah jenderal polisi bintang 3. "Pastilah bintang 3 semua."

    Kapolri Badrodin Haiti akan memasuki masa pensiun pada 24 Juli 2016. Sejumlah nama jenderal bintang 3 sempat disebut berpotensi kuat menggantikan Badrodin. Satu nama yang berembus kuat adalah Wakil Kapolri Komisaris Jenderal Budi Gunawan.

    YOHANES PASKALIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.