Ansor Protes Dicatut Panitia Simposium Anti-PKI  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama (Banser NU). TEMPO/Seto Wardhana

    Anggota Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama (Banser NU). TEMPO/Seto Wardhana

    TEMPO.COSemarang - Gerakan Pemuda Ansor menyampaikan protes karena nama dan logo organisasinya ikut dicantumkan sebagai pendukung acara simposium anti-Partai Komunis Indonesia yang berlangsung di Balai Kartini, Jakarta.

    “Ansor tidak tahu-menahu soal simposium itu. Jika ada logo Ansor di acara itu, jelas ini adalah pencatutan,” kata Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor Yaqut Cholil Qoumas kepada Tempo di Semarang, Jumat, 3 Juni 2016.

    Gus Tutut—panggilan akrab Yaqut—menegaskan tidak pernah ada komunikasi antara pengurus Ansor dan panitia simposium anti-PKI. “Tidak ada sama sekali,” ujar anggota DPR asal daerah pemilihan Jawa Tengah ini.

    Karena nama organisasinya telah dicatut, Ansor akan segera meminta klarifikasi ke panitia simposium. “Kami akan tabayun (minta penjelasan) ke panitia simposium itu,” tuturnya. 

    Gus Tutut mengancam, jika upaya meminta penjelasan ke panitia tidak mendapatkan respons, Ansor tak segan-segan menempuh langkah-langkah yang diperlukan. “Termasuk kami akan melangkah ke proses hukum,” ucap Gus Tutut.

    Simposium anti-PKI ini digelar pada 1-2 Juni 2016. Simposium nasional bertajuk “Mengamankan Pancasila dari Bahaya PKI dan Ideologi Lain” tersebut dibuka mantan Wakil Presiden Try Sutrisno dengan dihadiri 49 organisasi.

    ROFIUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.