Bawa 1 Kilogram Sabu, Penumpang Lion Air Ditangkap  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi penyitaan barang bukti narkotika sabu. Tempo/Marifka Wahyu Hidayat

    Ilustrasi penyitaan barang bukti narkotika sabu. Tempo/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Petugas keamanan penerbangan Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, menangkap calon penumpang maskapai Lion Air karena kedapatan membawa sabu-sabu 1 kilogram. Penumpang berinisial M asal Bireun, Aceh, itu ditangkap sekitar pukul 12.25 WIB saat akan terbang ke Batam.

    Kepala Hubungan Masyarakat Bandara Kuanalamu Wisnu Budi mengatakan M diamankan petugas Avsec di SCP Sentralisasi karena berdasarkan profiling atau pengamatan dicurigai ada kejanggalan pada gerak-geriknya.

    "Oleh petugas Avsec, dilakukan pemeriksaan badan atau body search di ruang khusus. Dalam pemeriksaan yang dilakukan, ditemukan 2 bungkus sabu-sabu di jilbab yang dikenakan, 6 bungkus di bra, dan 2 bungkus diselipkan di celana dalam," ujar Wisnu Budi kepada Tempo, Kamis, 2 Juni 2016.

    Jumlah keseluruhan sabu-sabu yang diamankan, ucap Wisnu, sebanyak sepuluh bungkus dengan berat total 1 kilogram. "Wanita tersebut akan ke Batam bersama suaminya, MN, dan anak laki-lakinya yang berusia 3 tahun berinisial MB," tutur Wisnu.

    Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, M serta suami dan anaknya diserahkan ke Kepolisian Resor Deli Serdang. "Petugas Avsec akan mengetatkan pemeriksaan akibat penangkapan sabu-sabu 1 kilogram itu, karena penumpang berinisial M tersebut diperkirakan memiliki jaringan di Sumatera Utara," kata Wisnu.

    SAHAT SIMATUPANG



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?