Bersih-bersih Sungai Citarum, Ini Pembagian 11 Zona Operasi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tentara mendorong sampah agar bisa diangkat  dari muara Sungai Cikapundung dan Citarum di Kampung Cijagra, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, secara manual, 24 Maret 2016. Sejak akhir Februari hingga sekarang kawasan ini selalu menjadi  muara penumpukan sampah yang melintasi wilayah kota dan kabupaten. TEMPO/Prima Mulia

    Tentara mendorong sampah agar bisa diangkat dari muara Sungai Cikapundung dan Citarum di Kampung Cijagra, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, secara manual, 24 Maret 2016. Sejak akhir Februari hingga sekarang kawasan ini selalu menjadi muara penumpukan sampah yang melintasi wilayah kota dan kabupaten. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Bandung - Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Jawa Barat Deny Juanda Puradimaja mengatakan program bersih-bersih Sungai Citarum bersama Kodam III/Siliwangi yang dimulai hari ini hingga akhir tahun terkonsentrasi di sebelas zona.

    “Sekarang ini yang prioritas itu di sebelas lokasi. Tiap zona, ada perwiranya,” ucapnya kepada Tempo, Rabu, 1 Juni 2016.

    Deny berujar, tiap zona itu dipilih karena keberadaan gunungan sampah yang menghalangi aliran sungai. Sepekan ini, misalnya, bersih-bersih sungai tersebut menyasar sampah fisik yang menggunduk itu.

    “Setelah ini, dibersihkan, kuasai, patroli. Tentara tugasnya bolak-balik di situ sambil memberi tahu warga jangan buang sampah ke sungai,” tuturnya.

    Baca: Citarum Bestari Sebagai Upaya Revitalisasi Gotong Royong

    Bersih-bersih sungai itu secara berkala akan diulang setiap pekan sekali sampai akhir Desember nanti. Deny mengatakan tahun depan sudah disiapkan rencana mengeruk lumpur di sungai itu jika masalah sampah sudah beres.

    “Membersihkan lumpur itu tahap kedua. Tahap pertama ya sekarang, bersihkan, amankan, patroli oleh tentara,” ucap Deny. Tahapan pembersihan Sungai Citarum itu sekaligus untuk mengembalikan geometri badan sungai.

    Sungai Citarum dan anak sungainya yang menjadi sasaran pembersihan berada di wilayah hulu sungai, yaitu di Bandung Raya. Adapun sebelas zona tersebut adalah Citarik, termasuk Sungai Cikijing dan Cimande; Citarum hulu di Sungai Citarik, Cinambo, Cisaranten, Cikeruh, dan Cibeusi; Citarum di Cipamokolan dan Cidurianm; Citarum di Cicadas dan Cikapundung Kolot; Citarum di Cisangkuy, Cikapundung, dan Citepus; Citarum di Ciranjeng; Citarum di Cibubuay dan Cibeureum; Citarum sebelum Curug Jompong; Cisangkuy dan Citalugtug; Sungai Cisarea dan Cikoneng; serta Citarum hulu di Sungai Cisarea sisanya.

    Baca: Bersih-Bersih Sungai Citarum, Kodam Siliwangi Sebar Perwira

    Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Wakil Gubernur Deddy Mizwar hari ini memulai pencanangan gerakan bersih-bersih Citarum. Deddy sempat mencuit dalam akun resminya soal pencanangan program itu yang dibuka dengan susur sungai oleh Ahmad Heryawan dan Daddy ditemani Bupati Bandung Dadang Naser di Kampung Bojong Citepus, Desa Cangkuang Wetan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.

    Kepala Staf Kodam III/Siliwangi Brigjen Wuryanto menuturkan akan menyebar perwira untuk mengawasi Sungai Citarum dalam program bersih-bersih sungai itu bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat. “Sebanyak sungai di Bandung Raya sebanyak itulah perwira yang akan diberi tanggung jawab,” katanya di Bandung, Selasa, 31 Mei 2016.

    Wuryanto berujar, masing-masing perwira itu diminta menghitung kebutuhan prajurit serta dukungan logistik dan peralatan untuk membersihkan ruas Sungai Citarum yang menjadi tanggung jawabnya masing-masing. “Kodam akan mendukung semuanya,” ucapnya.

    Baca: Bekasi Masih Waspadai Banjir Kiriman dari Sungai Citarum

    Menurut Wuryanto, hanya ada dua ukuran untuk menilai pekerjaan para perwira itu, yakni ruas sungai yang menjadi tanggung jawabnya bersih dan masyarakat di wilayah itu sadar tidak lagi membuang sampah. “Kesadaran masyarakat dan bersih sungainya, itu cukup. Masalah teknis berapa kebutuhan personel dan peralatan, masing-masing perwira yang merencanakan,” tuturnya.

    Kendati demikian, masing-masing pada pekan pertama gerakan bersih-bersih Citarum mulai 2 Juni nanti, ada 2.000 prajurit TNI yang terlibat. “Untuk hari-hari selanjutnya, akan menyesuaikan,” ucap Wuryanto.

    Baca: Bakal Ada 12.500 Orang Bersihkan Sungai Citarum

    Wuryanto mengatakan, TNI akan mengikuti program yang sudah disiapkan Pemprov Jawa Barat dalam kerja bersih-bersih Sungai Citarum itu. Lewat program Citarum Bestari, Pemprov bersama TNI menyasar semua aliran sungai di wilayah Bandung Raya.

    Gubernur Ahmad Heryawan menyatakan sengaja menggandeng TNI untuk mempercepat program Citarum Bestari, yang sudah dikerjakan sejak 2014. Dia mengklaim program itu saat ini berhasil mengerem sampah yang dibuang ke Sungai Citarum hingga 30 persen. “Akselerasinya gerakan ini menggandeng TNI dan Polri. Mulai 2 Juni, ada program terus-menerus membersihkan Sungai Citarum, sehingga dampak fisiknya kelihatan,” ujarnya, Selasa, 31 Mei 2016.

    Baca juga: "Citarum Wajah Peradaban Kita"

    Aher—sapaan Ahmad Heryawan—menuturkan minggu pertama ditargetkan bisa membersihkan sampah fisik di Sungai Citarum. Gerakan bersih-bersih sungai itu akan dilanjutkan berkala setiap Sabtu hingga akhir Desember ini. “Gerakan ini akan dilanjutkan tahun 2017 sampai selesai,” katanya. Dia mengklaim ada 12 ribu orang yang terlibat dalam bersih-bersih Sungai Citarum yang dimulai hari ini.

    AHMAD FIKRI





     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.