Jaksa: La Nyalla Belum Menjadi Tahanan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tersangka perkara dugaan korupsi dana hibah pada Kamar Dagang Industri Jawa Timur La Nyalla Mattalitti tiba di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Jakarta, 31 Mei 2016. Ia merugikan uang negara dengan korupsi penyalahgunaan dana hibah di Kadin Jawa Timur sebesar Rp5,3 miliar pada 2012, dan pencucian uang di institusi sama senilai Rp Rp1,3 miliar pada 2011. TEMPO/Dian triyuli Handoko

    Tersangka perkara dugaan korupsi dana hibah pada Kamar Dagang Industri Jawa Timur La Nyalla Mattalitti tiba di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Jakarta, 31 Mei 2016. Ia merugikan uang negara dengan korupsi penyalahgunaan dana hibah di Kadin Jawa Timur sebesar Rp5,3 miliar pada 2012, dan pencucian uang di institusi sama senilai Rp Rp1,3 miliar pada 2011. TEMPO/Dian triyuli Handoko

    TEMPO.COJakarta - Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Amir Yanto mengatakan tim Kejaksaan Tinggi Jawa Timur mungkin akan memeriksa La Nyalla Mattalitti hari ini. "Mungkin ada. Kalau tim membutuhkan, ya diperiksa," kata Amir di kantornya, Selasa malam, 31 Mei 2016.

    Kabarnya, La Nyalla akan diperiksa pada pukul 10.00 di Kejaksaan Agung. Mantan Ketua Kamar Dagang dan Industri itu saat ini ditahan di Rumah Tahanan Salemba cabang Kejaksaan Agung, Jakarta Pusat. Ia ditahan selama 20 hari ke depan.

    Seusai pemeriksaan di kantor Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, La Nyalla keluar tanpa mengenakan baju tahanan. Ia tetap mengenakan baju batik berwarna cokelat keemasan seperti saat ditangkap.

    BacaKetua Mahkamah Agung Hatta Ali: La Nyalla Keponakan Saya

    Amir menerangkan, La Nyalla tidak mengenakan baju tahanan lantaran statusnya belum menjadi tahanan. "Ini kan hasil penangkapan, belum menjadi tahanan. Kita tunggu 1x24 jam," ujarnya.

    Asisten Atase Sandi Andaryani mengatakan pemulangan La Nyalla berawal ketika otoritas Singapura menghubungi Imigrasi Indonesia pada Selasa siang. Ketua Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia nonaktif itu dianggap melanggar aturan imigrasi lantaran izin tinggalnya telah habis.

    La Nyalla akhirnya dipulangkan ke Indonesia menggunakan pesawat GA 835 dengan rute penerbangan Singapura-Jakarta pukul 17.35 WIB dan tiba pukul 18.30 WIB.

    Kejaksaan Tinggi Jawa Timur menetapkan La Nyalla sebagai tersangka untuk ketiga kalinya. Ia diduga menyelewengkan dana hibah untuk membeli saham perdana Bank Jatim sebesar Rp 5,3 miliar.

    DEWI SUCI RAHAYU


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarif Baru Ojek Online di Tiap Zonasi yang Berlaku 18 Juni 2019

    Kementerian Perhubungan telah menetapkan tarif baru ojek online berdasarkan pembagian zona. Kemehub mengefektifkan regulasi itu pada 18 Juni 2019.