La Nyalla Ditangkap di Singapura dan Dipulangkan Malam Ini

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum PSSI, La Nyalla Mattalitti saat menemui Komisi X DPR RI di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 20 April 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Ketua Umum PSSI, La Nyalla Mattalitti saat menemui Komisi X DPR RI di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 20 April 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.COJakarta - Kepala Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Imigrasi Heru Santosa Ananta Yudha mengatakan La Nyalla Mattallitti segera dipulangkan ke Indonesia. "Saudara LN dalam posisi over stay atau kehabisan masa izin tinggal di Singapura dan diserahkan kepada pejabat Imigrasi di KBRI Singapura untuk proses pemulangan ke Indonesia," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa, 31 Mei 2016.

    Kejaksaan selama ini memburu La Nyalla dan diduga kabur ke Singapura. Ia pernah menjadi tersangka korupsi dana hibah Kamar Dagang dan Industri Jawa Timur. Kejaksaan Tinggi Jawa Timur menetapkan La Nyalla sebagai tersangka karena dia menggunakan dana itu untuk membeli saham perdana Bank Jatim sebesar Rp 5,3 miliar.

    Atas kasus tersebut, Kejaksaan Tinggi Jawa Timur beberapa kali mengeluarkan surat perintah penyidikan. Surat-surat perintah itu kemudian dimentahkan Pengadilan Negeri Surabaya.

    Heru menuturkan La Nyalla telah diberi Surat Perjalanan Laksana Paspor untuk kepulangannya ke Indonesia. "Yang bersangkutan dipulangkan dengan pengawalan petugas imigrasi dari Kedutaan Besar Republik Indonesia di Singapura," ujarnya.

    Heru mengatakan La Nyalla dipulangkan ke Indonesia menggunakan pesawat GA 835 dengan rute penerbangan Singapura-Jakarta sekitar pukul 17.35 WIB dan baru akan tiba pada pukul 18.30 WIB. "Nantinya yang bersangkutan akan langsung diserahkan kepada pihak penyidik kejaksaan," ucapnya.

    ABDUL AZIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sidang MK Terkait Sengketa Pilpres 2019 Berlangsung Dua Pekan

    Sidang MK terkait sengketa Pilpres 2019 memasuki tahap akhir. Majelis hakim konstitusi akan membacakan putusannya pada 27 Juni. Ini kronologinya.