Menjelang Hari Raya, Kabareskrim Akan Tindak Spekulan Bahan Pokok

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kabareskrim baru Inspektur Jenderal Ari Dono Sukmanto didampingi istri, menerima ucapan selamat seusai upacara serah terima jabatan sejumlah pejabat Polri, di Mabes Polri, Jakarta, 31 Mei 2016. TEMPO/Imam Sukamto

    Kabareskrim baru Inspektur Jenderal Ari Dono Sukmanto didampingi istri, menerima ucapan selamat seusai upacara serah terima jabatan sejumlah pejabat Polri, di Mabes Polri, Jakarta, 31 Mei 2016. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.COJakarta - Kepala Badan Reserse Kriminal Inspektur Jenderal Ari Dono Sukmanto, yang menggantikan Komisaris Jenderal Anang Iskandar, mengatakan pihaknya akan memperbaiki kinerjanya untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat. 

    "Komplain-komplain dari masyarakat ada tiga masalah. Pertama, aspek penyidik; kedua, waktu; dan ketiga, beda penafsiran. Itu semua akan kami coba selesaikan satu per satu," ujarnya di Gedung Rupatama, Mabes Polri, Jakarta, Selasa, 31 Mei 2016.

    Ari mengatakan peningkatan kinerja tersebut lebih dulu dilaksanakan di lingkungan kepolisian dengan mengadakan pelatihan-pelatihan dan menindak anggota yang nakal. "Sedangkan untuk pelayanan masyarakat di luar, mengingat sudah dekat hari raya, para kasus spekulan bahan kebutuhan pokok akan kami sasar," katanya.

    Ari menuturkan akan menindak tegas para spekulan bahan pokok yang terbukti memainkan harga menjelang hari raya itu. "Harus bisa dan harus berani. Targetnya, kalau ada bukti, ya, kami hajar," ujarnya.

    Inspektur Jenderal Ari Dono resmi menjabat Kepala Bareskrim menggantikan Komisaris Jenderal Anang, yang sebentar lagi akan memasuki masa pensiun. Ari sebelumnya menjabat Wakil Kepala Bagian Reserse Kriminal Markas Besar Polri. Bukan hanya itu, Ari pernah menjabat Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah, Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah, Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, serta Staf Ahli Manajemen Kapolri.

    ABDUL AZIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.