Timor Leste Bergolak, Penjagaan Perbatasan Ketat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perbatasan RI - Timor Leste di Motamasin, Kab. Belu, Nusa Tenggara Timur. TEMPO/Jhon Seo

    Perbatasan RI - Timor Leste di Motamasin, Kab. Belu, Nusa Tenggara Timur. TEMPO/Jhon Seo

    TEMPO.COKupang - Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Indonesia-Timor Leste (Satgas Pamtas Indonesia-Timor Leste) di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, meningkatkan pengamanan dan kewaspadaan di daerah perbatasan pasca-gejolak politik di Dili, Timor Leste.

    "Saya sudah tekankan kepada aparat di pos-pos pengamanan agar lebih waspada," kata Komandan Satgas Pamtas Indonesia-Timor Leste Letnan Kolonel Nurman kepada wartawan, Selasa, 31 Mei 2016.

    Belum lama ini, ribuan warga Timor Leste di Dili melakukan unjuk rasa terkait dengan penguasaan wilayah laut Timor Leste oleh Australia.

    Menurut Nurman, Satgas Pamtas Indonesia-Timor Leste juga meningkatkan patroli di wilayah perbatasan. Sebelumnya seminggu sekali, kini ditambah menjadi dua kali dalam seminggu.  "Semenjak ada info gejolak di Timor Leste, pengamanan kami tingkatkan," ujarnya.

    Nurman menjelaskan, peningkatan pengaman dilakukan untuk mengantisipasi eksodus warga Timor Leste ke Indonesia. Pengaman juga dilakukan bekerja sama dengan aparat keamanan Timor Leste. "Jika ada eksodus, mereka akan menginformasikannya," ucapnya.

    Nurman mengatakan, hingga saat ini, belum ada gangguan yang berarti di kawasan perbatasan kedua negara. "Masih kondusif," tuturnya.

    YOHANES SEO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sidang MK Terkait Sengketa Pilpres 2019 Berlangsung Dua Pekan

    Sidang MK terkait sengketa Pilpres 2019 memasuki tahap akhir. Majelis hakim konstitusi akan membacakan putusannya pada 27 Juni. Ini kronologinya.