Sprindik ke-4: La Nyalla Tersangka Lagi, Praperadilan Lagi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • La Nyalla M. Mattalitti. sportiplus.com

    La Nyalla M. Mattalitti. sportiplus.com

    TEMPO.CO, Surabaya - Kejaksaan Tinggi Jawa Timur kembali menetapkan La Nyalla Mattalitti Ketua Umun Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur sebagai tersangka kasus korupsi dana hibah. Uang  hibah dipakai untuk membeli saham perdana di Bank Jatim pada 2012 senilai Rp 5,3 miliar.

    "Sudah saya keluarkan sprindik dan surat penetapan tersangka, baru saja saya tanda tangani," kata Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Maruli Hutagalung di kantornya, Senin, 30 Juni 2016.

    Sprindik (Surat Perintah Penyidikan) ini merupakan jilid keempat yang diterbitkan kejaksaan untuk Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Selurih Indonesia itu. Penetapan tersangka sebelumnya, oleh La Nyala yang kini kabur ke luar negeri selalu dibalas dengan praperadilan. Hakim Pengadilan Negeri Surabaya selalu memenangkan praperadilan La Nyalla.

    Sehari setelah ditetapkan tersangka yang pertama, tepatnya pada 17 Maret 2016 La Nyalla melarikan diri ke Singapura. Belum ada yang membocorkan di mana tepatnya La Nyalla bersembunyi. Sejumlah pengacara La Nyalla yang ditanya di mana kliennya berada, mereka enggan berkomentar.

    Pada praperadilan ketika dengan hakim tunggal Mangapul Girsang di Pengadilan Negeri Surabaya, Senin 24 Mei 2016, La Nyalla memang. Mangapul menyatakan penyidikan dugaan korupsi dana hibah Kadin Jawa Timur pada 2011-2014 yang diselenggarakan tidak sah.

    Kasus La Nyalla bermula dari Kadin Jawa Timur mendapatkan dana hibah dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur senilai Rp 48 miliar. Dana itu diberikan pada 2011 sampai 2014. Pada 2012, La Nyalla menggunakan dana itu untuk membeli saham senilai Rp 5,3 miliar.

    Pengacara La Nyalla selalu mengelak tentang penyalah gunaan dana itu. Mereka berdalih dana itu sudah dikembalikan sehingga perkara tidak dapat dibuka kembali. Sebelumnya, kuasa hukum La Nyalla, Amir Burhanuddin,  menilai tidak ada hal baru dari kejaksaan. Mereka, kata Amir, mengajukan bukti-bulti yang sudah lama. "Kami optimistis menang terus, apalagi sebelumnya kami sudah menang," kata Amir.

    SITI JIHAN SYAHFAUZIAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kawhi Leonard Angkat Toronto Raptors Menjadi Juara NBA 2019

    Toronto Raptors, dimotori oleh Kawhi Leonard, mengalahkan Golden State Warrior dengan skor 114-100 di Oracle Arena, kandang Stephen Curry dan tim.