Pesan Khusus di Balik Pesta Seribu Lampion di Surabaya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah warga menikmati lampion dari atas  jembatan gantung yang dipenuhi lampion saat Kalimas Night Festival, di Taman Prestasi,  Surabaya, Sabtu (30/3). Kalimas Night Festival ini digagas untuk menguatkan Kalimas sebagai ikon kota Surabaya untuk kegiatan seni dan budaya. TEMPO/Fully Syafi

    Sejumlah warga menikmati lampion dari atas jembatan gantung yang dipenuhi lampion saat Kalimas Night Festival, di Taman Prestasi, Surabaya, Sabtu (30/3). Kalimas Night Festival ini digagas untuk menguatkan Kalimas sebagai ikon kota Surabaya untuk kegiatan seni dan budaya. TEMPO/Fully Syafi

    TEMPO.COSurabaya - Kelurahan Mojo, Kecamatan Gubeng, Surabaya, memeriahkan Hari Ulang Tahun Surabaya ke-723 dengan memasang seribu lampion di Sungai Kalidami, kelurahan tersebut, Ahad, 29 Mei 2016. Alhasil, sungai itu sangat indah pada malam hari, seakan dihiasi bintang-bintang.

    Lampion yang dipasang warga di atas sungai tersebut bermacam-macam. Misalnya, lampion berbentuk buaya, tugu pahlawan, kubus, balok, dan beberapa bentuk lain yang dihias berwarna-warni dan diberi lampu di dalamnya.

    BACA JUGA
    Foto Akrab Ahok-Dian Sastro, Istri Cemburu & Buka Luka Lama
    3 Pramugari Cantik Dilecehkan: Diraba hingga Nyaris Diperkosa

    Lurah Mojo Maria Agustin mengatakan ini merupakan tahun kedua acara tersebut digelar di daerahnya karena dia ingin mengajarkan kepada warga supaya lebih mencintai sungai. Selain itu, dia sangat berharap tidak ada lagi warga yang membuang sampah ke sungai. "Saya juga ingin mempromosikan wisata sungai di Kota Surabaya," kata Maria kepada wartawan di sela menyaksikan ribuan lampion itu.

    Menurut Maria, dengan adanya lampion itu, maka daerahnya bisa lebih ramai karena para warga sangat gembira menyambut acara itu. Bahkan ada beberapa wisatawan yang sengaja berkunjung ke daerah tersebut untuk melihat lampion. "Supaya lebih semangat, kami bentuk seperti lomba, sehingga semuanya pasang lampion," tuturnya.

    BACA JUGA
    Foto Dramatis: Jatuh ke Kolam, Bocah Diseret Gorila, Lalu...
    Hubungan Ayu Ting Ting & Tarra Budiman: Ternyata Begini...

    Karena itu, Maria memastikan ribuan lampion yang dipasang di atas sungai itu merupakan inisiatif warga sendiri. Tujuan mereka adalah ingin mengikuti serangkaian acara Mojofest. "Dari acara ini, kreativitas warga sangat ditonjolkan," ujarnya.

    Seorang warga Mojo, Haris, mengatakan acara ini memang selalu ditunggu-tunggu setiap tahun. Sebab, acara tersebut seperti pertarungan antar-RT dan RW di Kelurahan Mojo. "Ini buktinya," kata Haris sambil menunjuk sound system untuk menyanyi.

    Warga Mojo, dia melanjutkan, sangat berterima kasih kepada pihak kelurahan karena bisa melanjutkan acara yang sangat luar biasa itu. "Acara ini harus digelar setiap tahun, itu harapan kami," ujarnya.

    MOHAMMAD SYARRAFAH

    BACA JUGA
    Kasus Kopi Maut: Residu Racun dan Misteri Celana Jessica
    Alasan Pria Ini Tembak Dokter yang Bantu Persalinan Istri


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.