Zulkifli Hasan: Saya Tak Percaya Ancaman PKI

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua MPR RI Zulkifli Hasan saat kunjungan ke Serang, Banten. TEMPO/Darma Wijaya

    Ketua MPR RI Zulkifli Hasan saat kunjungan ke Serang, Banten. TEMPO/Darma Wijaya

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Zulkifli Hasan mengomentari soal isu bangkitnya Partai Komunis Indonesia. Belakangan, isu itu merebak di beberapa kelompok masyarakat. "Ancaman kita adalah kesenjangan," ujar Zulkifli di Rumah Tahanan Wanita Pondok Bambu, Jakarta Timur, Jumat, 27 Mei 2016.

    Zulkifli berkunjung untuk mensosialisasi empat pilar kebangsaan kepada warga binaan Rutan Wanita Pondok Bambu. Empat pilar kebangsaan itu terdiri atas Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

    Saat berbicara mengenai NKRI, dia mengatakan rakyatlah yang berdaulat, bukan pemimpin. Menurut dia, pemimpin hanya pemegang amanat. Sedangkan Pancasila adalah pandangan hidup. "Enggak usah dihafal. Yang penting mengerti. Kalau sudah mengerti, nanti jadi perilaku," ucapnya.

    Dia menilai kesenjangan sosial yang lebar adalah musuh utama. "Zaman dulu saja, PKI tak bisa kuasai kita. Tantangan kita itu kesenjangan," tuturnya.

    Dia mencontohkan, dalam penguasaan lahan di Indonesia, 2 persen orang menguasai 90 persen lahan. "Dulu Malaysia juga begitu. Sekarang di sana 27 persen menguasai 60 sekian persen. Kita masih 2 persen," ujarnya.

    AKMAL IHSAN



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.