Jalan Tol Cipali KM 103+400 Longsor, Diberlakukan Satu Jalur  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ribuan kendaraan pribadi mengalami kemacetan panjang saat memasuki pintu gerbang Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), Cikampek, Jawa Barat, 5 Mei 2016 pagi. TEMPO/Imam Sukamto

    Ribuan kendaraan pribadi mengalami kemacetan panjang saat memasuki pintu gerbang Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), Cikampek, Jawa Barat, 5 Mei 2016 pagi. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.COJakarta - Ruas Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) di Kilometer 103+400 jalur B trayek Jakarta-Cirebon mengalami longsor. Untuk menghindari kecelakaan, diberlakukan satu jalur.

    "Panjang longsorannya sekitar 10 meter dan kedalamannya 1 meteran," kata Kepala Patroli Jalan Raya Polda Jawa Barat Komisaris Polisi H. Hanafi, Kamis, 26 Mei 2016.

    Untuk menghindari terjadinya hal yang membahayakan, Hanafi mengungkapkan, jalan yang terdiri atas dua lajur tersebut yang diperbolehkan dilalui para pengendara satu lajur saja. 

    Perwira Unit PJR Tol Cipali Inspektur Dua Hery Prakata menambahkan, pihaknya telah memberikan imbauan agar para pengendara mengurangi kecepatan dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang terpasang. "Curah hujan yang terjadi di ruas Jalan Tol Cipali juga masih tinggi. Sebab, pengendara harus lebih berhati-hati karena jalanan licin," Hery menjelaskan. 

    Peristiwa longsor di ruas Jalan Tol Cipali di Kilometer 103+400 terjadi Rabu malam, 25 Mei 2016, setelah terjadi guyuran hujan lebat. Pihak operator Jalan Tol Cipali, PT Lintas Marga Sedaya, sudah melakukan upaya pengurusan dan pengerasan bahu badan yang longsor di lokasi bertebing tersebut. Agar tidak terjadi longsor lagi, di lokasi tersebut juga telah dipasang tiang pancang penahan pergerakan tanah serta dipasang rambu-rambu peringatan.

    NANANG SUTISNA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.