Pemondokan Haji 2016 Setara Hotel Bintang Tiga

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua jamaah haji Indonesia  membawa pakian mereka yang telah dicuci di laundri di sekitar pemondokan di Aziziyah Zunubiyah, Mekkah, Arab Saudi, (24/10). ANTARA/Saptono

    Dua jamaah haji Indonesia membawa pakian mereka yang telah dicuci di laundri di sekitar pemondokan di Aziziyah Zunubiyah, Mekkah, Arab Saudi, (24/10). ANTARA/Saptono

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Agama mengatakan persiapan pemondokan bagi jemaah haji untuk tahun ini sudah selesai seluruhnya. Bahkan mereka mengatakan ada beberapa kelebihan bagi pemondokan haji tahun ini.

    “Pemondokan jemaah haji di Mekkah jarak terjauh kurang dari 4.500 meter, pada musim haji sebelumnya jarak terjauh lebih dari 4.500 meter, setaraf dengan hotel berbintang tiga,” ujar Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Abdul Djamil, dalam siaran persnya, Kamis, 26 Mei 2016.

    Djamil menambahkan, tahun ini Mekkah dan Madinah menyediakan pemondokan cadangan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kebakaran, layanan kesehatan, mengantisipasi perubahan jadwal kedatangan dan keberangkatan. "Pemondokan cadangan ini juga fisik dan fasilitas layanannya sama seperti hotel berbintang tiga,” kata Abdul Djamil.

    Tahun ini, pemondokan jemaah haji di Mekkah ada sebanyak 117 gedung. Gedung-gedung tersebut berada di enam wilayah, yaitu Mahbas Jin, Aziziah, Misfalah, Jarwal, Syisyah dan Raudhah dengan jarak terjauh kurang dari 4 kilometer dari Masjidil Haram.

    Pemondokan jemaah haji Indonesia di Makkah meliputi sembilan sektor di enam lokasi, yaitu dua sektor di Mahbas Jin, dua sektor di Aziziah, dua sektor di Syisah, satu sektor di Jarwal, satu sektor di Misfalah dan satu sektor di Raudhah.

    “Kapasitas gedung terkecil sebanyak 392 unit di Syisah Tower 50, untuk kapasitas untuk 1 kloter. Sedangkan yang terbesar sebanyak 6.371 unit di Grand Taisir, Jarwal, dengan kapasitas untuk 17 kloter. Hunian dibagi menjadi 9 sektor dengan rata-rata layanan sebanyak 17.961 jemaah haji,” kata Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis.

    Sri Ilham mengatakan pemerintah memilih lokasi pemondokan berdasarkan kriteria kemudahan akses menuju Masjidil Haram, seperti jalan raya yang landai, tidak terlalu banyak tanjakan, dan sedikit belokan.

    Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2016 ditetapkan rata-rata sebesar Rp 34.639.363 atau senilai US$ 2.585 dengan kurs Rp 13.400. keberangkatan gelombang pertama sendiri dijadwalkan akan mulai pada bulan Agustus mendatang.

    EGI ADYATAMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?