Wanjakti Belum Bahas Pengganti Jenderal Badrodin Haiti  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dari kiri: Wakapolri Komjen Pol Budi Gunawan, Irwasum Komjen Dwi Priyatno, dan Kabareskrim Komjen Pol Budi Waseso, mengikuti Upacara korps kenaikan pangkat di Mabes Polri,Jakarta, 3 September 2015. Kapolri Jenderal Badrodin Haiti menaikkan pangkat Kapolda Papua Paulus Waterpauw. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    Dari kiri: Wakapolri Komjen Pol Budi Gunawan, Irwasum Komjen Dwi Priyatno, dan Kabareskrim Komjen Pol Budi Waseso, mengikuti Upacara korps kenaikan pangkat di Mabes Polri,Jakarta, 3 September 2015. Kapolri Jenderal Badrodin Haiti menaikkan pangkat Kapolda Papua Paulus Waterpauw. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar mengatakan belum ada pembahasan di Dewan Jabatan dan Kepangkatan Tinggi (Wanjakti) soal calon Kepala Polri. Alasannya, masa pensiun Kapolri Jenderal Badrodin Haiti dinilai masih cukup lama. "Mungkin nanti, kurang dari satu bulan Kapolri pensiun (baru dibahas)," kata Boy di kantornya, Rabu, 25 Mei 2016.

    Boy menuturkan data tentang jenderal bintang tiga telah terekam di Divisi Profesi dan Pengamanan serta Staf Sumber Daya Manusia Polri. Data tersebut akan diberikan kepada Presiden Joko Widodo bila diminta sebagai pertimbangan pemilihan calon Kapolri. "Datanya lengkap, sejak menjabat di Polri, bagaimana prestasinya, kelemahan, kelebihan, atau catatan kesalahannya," ujar Boy.

    Tujuh dari sembilan jenderal bintang tiga yang akan diusulkan menjadi calon Kapolri, disebut-sebut Wakil Kapolri Komisaris Jenderal Budi Gunawan merupakan calon terkuat. Dua jenderal bintang tiga lainnya tidak diusulkan lantaran akan memasuki masa pensiun. Namun Boy enggan menanggapi isu yang menyebut Budi Gunawan sebagai calon terkuat.

    Untuk pengusulan nama calon Kapolri, kata Boy, Wanjakti tidak akan berkoordinasi dengan Komisi Kepolisian Nasional. Alasannya, Wanjakti bergerak sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo. "Wanjakti punya data sendiri, Kompolnas juga. Kami akan serahkan langsung ke Presiden, bukan Kompolnas," katanya.

    Komisioner Kompolnas, Inspektur Jenderal (purnawirawan) Yotje Mende, mengatakan belum ada pembahasan dengan Wanjakti. Namun ia membantah Wanjakti dan Kompolnas berjalan sendiri-sendiri dalam mengusulkan calon Kapolri.

    "Kami tidak sendiri-sendiri. Sesuai dengan tata cara yang berlaku, yang mengusulkan calon Kapolri adalah Wanjakti dan Kompolnas," ujar Yotje.

    Badrodin akan memasuki masa pensiun pada 24 Juli mendatang. Isu masa pensiun Badrodin akan diperpanjang juga menguat. Namun  Polri membantah kabar tersebut, dan menyerahkan segala keputusannya kepada Presiden Jokowi.

    DEWI SUCI RAHAYU


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.