Kemendikbud Terima 8 Juta Buku Bacaan dari Amerika Serikat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang siswa membaca buku di Taman Baca di Kolong Flyover Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten, 7 Maret 2016. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Seorang siswa membaca buku di Taman Baca di Kolong Flyover Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten, 7 Maret 2016. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO, Tangerang Selatan - Demi meningkatkan minat membaca kepada anak-anak di Kota Tangerang Selatan, USAID Indonesia yang diwakili Wakil Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Brian McFeeters memberikan 600 ribu buku untuk tujuh kabupaten/kota di Provinsi Banten.

    "Ini bentuk kemitraan strategis yang ditandatangani oleh kedua presiden, presiden Indonesia dan presiden Amerika. Agar anak-anak Indonesia gemar membaca dan menulis," ungkap Brian di SDN Jelupang 2, Kelurahan Jelupang, Kecamatan Serpong, Selasa, 24 Mei 2016.

    Menurut Brian, ada 40 bidang kerja sama yang sudah ditandatangani kedua presiden, presiden Indonesia dan presiden Amerika Serikat, di antaranya bidang demokrasi, pendidikan, dan penanganan terorisme.

    "Buku sebanyak 600 ribu ini akan didistribusikan ke-986 sekolah dasar yang ada di tujuh kabupaten dan kota di Provinsi Banten, ketujuh kota/kabupaten tersebut ialah Kota Cilegon, Kabupaten Lebak, Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Kota Tangsel, Kabupaten Serang, dan Kabupaten Pandeglang," imbuhnya.

    Direktur Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan kebudayaan Hamid Muhammad mengatakan bantuan 8 juta buku bacaan berjenjang tersebut, 600 ribu di antaranya untuk Kota Tangerang Selatan.

    "Nanti sisanya baru dibagikan kesembilan provinsi dan 93 kabupaten/kota yang ada di Indonesia, tapi tidak semua kabupaten/kota nanti dapat, di sini perlu ada peran dari pemerintah daerah dan peran kementerian untuk melengkapinya," katanya.

    Hamid juga mengatakan bantuan buku-buku ini yang membuat materinya adalah guru-guru dari Indonesia dan disesuaikan dengan kondisi di Indonesia, hibah buku yang berasal dari USAID Prioritas ini selaras dengan program Kemendikbud dalam meningkatkan literasi pada peserta didik di tingkat sekolah dasar.

    MUHAMMAD KURNIANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.