10 Pati Polri Naik Pangkat, Boy Rafli Inspektur Jenderal  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolri Jendral Badrodin Haiti melantik 10 Perwira Tinggi Polri di Gedung Rupatama, Jakarta, Senin, 23 Mei 2016. TEMPO/Abdul

    Kapolri Jendral Badrodin Haiti melantik 10 Perwira Tinggi Polri di Gedung Rupatama, Jakarta, Senin, 23 Mei 2016. TEMPO/Abdul

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Badrodin Haiti hari ini secara resmi menaikkan pangkat sepuluh perwira tinggi Polri di Gedung Rupatama, Markas Besar Polri, Jakarta. Sepuluh perwira tinggi tersebut resmi naik satu tingkat dari kepangkatan sebelumnya.

    Badrodin mengatakan kenaikan pangkat tersebut merupakan penyesuaian dari jabatan yang mereka pangku di struktural Polri. "Ada yang awalnya dari Komisaris Besar jadi Brigadir Jenderal, dari Brigadir Jenderal ke Inspektur Jenderal, dan Inspektur Jenderal jadi Komisaris Jenderal," ujarnya di Gedung Rupatama, Mabes Polri, Senin, 23 Mei 2016.

    Salah satu perwira tinggi yang dinaikkan pangkatnya adalah Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri, Boy Rafli Amar, yang semula berpangkat brigadir jenderal kini resmi naik pangkat menjadi inspektur jenderal.

    Selain Boy Rafli, sembilan perwira tinggi yang dinaikkan pangkatnya adalah Komisaris Jenderal Nur Ali yang menjabat Kepala Bagian Intelijen dan Keamanan, Inspektur Jenderal Agung Budi Maryoto sebagai Kepala Koordinator Lalu Lintas Polri, Brigadir Jenderal Agung Setija sebagai Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Brigadir Jenderal Nana Sujana sebagai Wakil Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat.

    Selain itu, Brigadir Jenderal Priyo Widijanto sebagai Karobinkar SDM Mabes Polri, Brigadir Jenderal Jendmard Mangoloi Simatupang sebagai Irwil IV Itwasum Polri, Inspektur Jenderal Bambang Waskito sebagai Widyaiswara Utama Irwasum Polri, Inspektur Jenderal M. Taufik sebagai Widyaiswara Utama Irwasum Polri, dan Inspektur Jenderal Muhammad Hazan Amrozo sebagai Kapusskinas Bareskrim Polri.

    ABDUL AZIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.