Didukung Golkar, Ahok Bertemu Setya Novanto  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam sebuah wawancara informal di Balai Kota, 19 Mei 2016. TEMPO/Destrianita Kusumastuti

    Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam sebuah wawancara informal di Balai Kota, 19 Mei 2016. TEMPO/Destrianita Kusumastuti

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengakui pada Sabtu lalu ia mengadakan pertemuan dengan beberapa politikus Partai Golkar, salah satunya Setya Novanto. Dalam pertemuan itu, Ahok mendapat dukungan dari partai berlambang pohon beringin tersebut.

    "Kami mah enggak tawar-menawar. Duduk, makan. Lalu teman-teman Golkar bilang, 'Langsung aja maju lah. Pasti tar kita dukung'. Tapi partai kan beda. Mesti ada proses," ujar Ahok di Balai Kota Jakarta, Senin, 23 Mei 2016.

    Ahok berujar, sejak awal hubungan dia dengan Golkar telah terjalin dengan baik. Secara pribadi, anggota Golkar generasi muda telah menemuinya beberapa kali. Namun untuk dukungan secara resmi belum ada pembicaraan, karena Golkar sedang membentuk kepengurusan.

    "Saya enggak tahu. Kamu mesti nanya partai, ya. Dia kan juga masih membentuk kepengurusan. Misalnya yang sederhana, nanti yang mau angkat Ketua DPD Bali. Wakil Gubernur. Ya, secara pribadi pasti dukung. Saya pun (dengan Golkar) kayak teman lama," kata Ahok.

    Ahok pun tidak kaget jika nantinya Golkar juga akan menyatakan dukungannya kepada dirinya, menyusul Partai NasDem dan Hanura. Karena dua partai tersebut berakar dari partai yang sama, Golkar. "Yang pasti, Hanura dan NasDem dukung. Saya enggak tahu keputusan Golkar apa. Kalau mereka dukung, berarti tiga partai dukung. Tiga partai kan asalnya sama dari Partai Golkar."

    Sebelumnya, Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Zainuddin mengatakan partainya telah membuat survei calon kepala daerah DKI yang diikuti oleh 1.800 responden di Jakarta dan Kepulauan Seribu.

    Dari hasil survei itu, kata Zainuddin, Ahok berada di urutan pertama dari segi elektabilitas. Sedangkan posisi kedua serta ketiga adalah Yusril Ihza Mahendra dan Sandiaga Uno. “Pak Sjafrie posisi keempat,” kata Zainuddin. Sjafrie yang disebut Zainuddin adalah Sjafrie Sjamsoeddin yang disebut-sebut akan didukung Gerindra.

    Ketua Umum Golkar Setya Novanto sebelumnya sempat memuji sosok Ahok. Dia menilai Ahok merupakan sosok yang bertanggung jawab dalam menjalankan kepemimpinannya.

    DESTRIANITA KUSUMASTUTI | DEVY ERNIS

    Baca juga:
    Heboh Kontribusi Reklamasi: Tiga Skenario Nasib Ahok
    Geger Daging Manusia Dijadikan Kornet, Ini Penampakannya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.