Pangeran Al-Waleed Permudah RS Khusus TKI di Arab Saudi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo menerima Pangeran Arab Saudi  Al-Waleed bin Talal bin Abdulaziz Al Saud  di Istana Bogor, 22 Mei 2016. (Foto: Dokpri Dubes RI Arab Saudi)

    Presiden Joko Widodo menerima Pangeran Arab Saudi Al-Waleed bin Talal bin Abdulaziz Al Saud di Istana Bogor, 22 Mei 2016. (Foto: Dokpri Dubes RI Arab Saudi)

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said mengatakan Pangeran Arab Saudi Al-Waleed bin Talal bin Abdulaziz Al Saud tak hanya menjanjikan investasi saat bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Bogor. Al-Waleed, Sudirman menambahkan, juga menjanjikan kemudahan pembangunan rumah sakit untuk tenaga kerja Indonesia (TKI) di Arab Saudi.

    "Sudah ada kesempatan membangun RS di Saudi. Kami sudah dapat alokasi tanah," ujar Menteri Sudirman di Kompleks Istana Bogor, Ahad, 22 Mei 2016.

    Hari ini, Pangeran Al-Waleed menemui Presiden Joko Widodo. Salah satu agenda pertemuan itu adalah pembahasan perihal peningkatan investasi. Pangeran Al-Waleed berjanji akan ada investasi di berbagai sektor, dari energi, infrastruktur, dan masih banyak lagi meski nilai pastinya belum diketahui.

    Adapun soal pembangunan rumah sakit di Arab Saudi, sudah lama pemerintah Indonesia merencanakan hal itu. Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno pernah membenarkan rencana tersebut.

    Sudirman melanjutkan, kemudahan membangun rumah sakit itu masih bisa berkembang menjadi kerja sama lain. Ia mengklaim, pemerintah Arab Saudi membuka kesempatan kerja sama di bidang pasokan obat. "Jadi, Kimia Farma dan lain-lainnya bisa masuk," ujar Sudirman.

    Sudirman mengatakan, kerja sama di bidang perumahan juga terbuka. Salah satunya, pembangunan rumah layak huni menengah untuk pekerja.

    ISTMAN M.P.

    Baca juga:
    Reklamasi Pantai: Beredar, Video Ahok Damprat Wartawan
    Heboh Konstribusi Reklamasi:  Inilah 3 Skenario Nasib Ahok


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.