Menteri Anies: Pendidikan Perlu Adaptasi dengan Dunia Kerja  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pemandu menceritakan tentang sejarah Istana Maimun kepada wisatawan mancanegara di Medan, Sumatera Utara, (5/6). ANTARA/Irsan Mulyadi

    Seorang pemandu menceritakan tentang sejarah Istana Maimun kepada wisatawan mancanegara di Medan, Sumatera Utara, (5/6). ANTARA/Irsan Mulyadi

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan mengatakan pendidikan di Indonesia perlu beradaptasi dengan perkembangan dunia kerja. Menurut dia, dunia kerja ke depan akan banyak yang berkonsentrasi di bidang-bidang baru.

    "Kita perlu antisipasi dengan mempersiapkan pendidikan baru. Sebab, dalam dunia kerja nanti, ada kerjaan baru yang sepuluh tahun lalu enggak ada. Sekarang saja banyak pekerjaan baru yang sepuluh tahun lalu enggak ada," ujar dalam acara dialog Tantangan Mengatasi Kesenjangan Pendidikan dan Dunia Kerja di Jakarta Pusat, Sabtu, 21 Mei 2016.

    Anies mencontohkan pendidikan di dunia pariwisata. Bagi dia, pendidikan di sektor pariwisata sangatlah penting, karena Indonesia ke depan akan menjadi pusat wisata di Asia.

    Sayangnya, hal ini, menurut Anies, sering kali dipandang sebelah mata oleh orang tua. Mereka menganggap pendidikan di sektor budaya sulit mendapat pekerjaan.

    "Orang tua sekarang mikir, kalau anaknya sekolah dalang, sekolah karawitan, dia nanti kerja apa? Padahal, ketika dunia pariwisata Indonesia sedang naik seperti ini, budaya yang mereka pelajari bisa bermanfaat untuk turis dan lain-lain," tutur Anies.

    Selain itu, Anies meminta institusi pendidikan mendidik anak-anak untuk bisa hidup mandiri, agar mereka punya bakat atau kemampuan yang diperlukan untuk digunakan kelak di dunia kerja.

    "Kita akan melihat sebagian dari yang diajarkan di sekolah itu tidak digunakan di dunia kerja, sehingga ada gap antara yang skill-nya dilatih di sekolah dan yang diinginkan di dunia kerja," katanya.

    ARIEF HIDAYAT



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.