Tim 'AADC' Dukung Dicky Candra Rebut Kursi Wali Kota  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Diky Candra. TEMPO/Yosep Arkian

    Diky Candra. TEMPO/Yosep Arkian

    TEMPO.CO, Tasikmalaya - Menjelang pemilihan kepala daerah serentak Februari 2017, artis Dicky Candra sudah silaturahmi dengan tiga partai: PKS, PBB, dan PKB. Selain silaturahmi kepada partai, Dicky juga didukung tim AADC.

    Tim AADC ini tidak dihuni oleh artis tenar yang main di film Ada Apa dengan Cinta?, seperti Dian Sastro dan Nicholas Saputra. AADC yang dimaksud merupakan plesetan dari Aa Dicky Candra.

    "Iseng saja, ada dari (generasi muda) Sukapura yang biasa panggil saya Aa. Ya sudah dinamai tim AADC, Aa Dicky Candra," kata Dicky saat ditemui setelah bersilaturahmi dengan pengurus DPC PKB Kota Tasikmalaya di sekretariat PKB, Jalan Letjen Mashudi, Jumat petang, 20 Mei 2016.

    Ditanya tim AADC merupakan tim pemenangannya di pilkada nanti, Dicky tidak mengiyakannya. "Kurang tahu. Mungkin kalau saya berkumis nama timnya jadi Aa Dicky Cumis," canda suami Rani Permata ini.

    Baca juga:
    Heboh Reklamasi Pantai: Beredar, Video Ahok Damprat Wartawan 
    Karyawati Diperkosa & Dihantam Cangkul: Ini 3 Setan Pemicunya

    Ihwal silaturahmi dengan PKB, Dicky mengatakan, pertemuan ini melahirkan ide-ide baik untuk menyelesaikan masalah bersama. Selain itu, kata dia, usia pengurus PKB Kota Tasikmalaya rata-rata tidak terpaut jauh dengan usianya. "Ada satu spirit yang sama," ucapnya.

    Ketua Desk Pilkada PKB Kota Tasikmalaya Asep Aris mengapresiasi langkah politik Dicky Candra. Menurut dia, Dicky yang notabenenya eks kepala daerah dari jalur independen sekarang mau untuk merapat atau silaturahmi dengan partai politik di Kota Tasikmalaya. "Kami apresiasi, mudah-mudahan jadi langkah awal yang baik buat Dicky Candra dan PKB," katanya.

    Asep mengatakan partainya sedang menggodok bahan untuk dijadikan materi dalam proses penjaringan bakal calon.

    Dicky masuk kriteria PKB? Menurut Asep, secara umum Dicky memenuhi syarat. "Secara kepribadian Dicky mewakili sebagai putra daerah Kota Tasik, sangat bersahaja, cocok untuk kultur di Kota Tasik," jelasnya.

    Sebelum silaturahmi dengan PKB, Dicky mengadakan pertemuan dengan mantan Wali Kota Tasikmalaya yang juga pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Tasikmalaya, Syarif Hidayat, Jumat sore. Pada silaturahmi itu, Syarif mengibaratkan Dicky dengan pepatah muncang labuh kapuhu kebo mulih pakandangan. "Seseorang yang lama merantau, sukses dan kembali ke tempat kelahiran," katanya.

    Menurut Syarif, Dicky merupakan seorang seniman. Seorang seniman adalah orang yang punya talenta yang melebihi rata-rata. Seniman harus cerdas, berpengetahuan luas, bisa berpikir imaginer, bisa memprediksi masa depan, skill tinggi, punya nuansa social interest, dan tentunya punya roman muka yang menyenangkan untuk dilihat. "Sehingga karenanya seorang artis bisa cepat populer," ucapnya.

    Syarif berharap, hadirnya Dicky sebagai aktor dalam dunia hiburan mudah-mudahan bisa diperankan pada posisi sebagai aktor kebijakan publik saat dia dapat peluang dalam dunia pemerintahan. "Sehingga bisa mengagregat (mengumpulkan) seluruh mimpi-mimpi masyarakat untuk mencapai kesejahteraan," katanya.

    CANDRA NUGRAHA

    Baca juga:
    Heboh Reklamasi Pantai: Beredar, Video Ahok Damprat Wartawan 
    Karyawati Diperkosa & Dihantam Cangkul: Ini 3 Setan Pemicunya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.