Selasa, 19 Juni 2018

Setya Novanto Diminta Wujudkan Gelar Pahlawan untuk Soeharto  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/ Santirta M

    TEMPO/ Santirta M

    TEMPO.CO, Jakarta - Salah satu pekerjaan rumah yang harus dikerjakan Setya Novanto sebagai ketua umum Partai Golkar adalah mengegolkan penguasa Orde Baru Soeharto menjadi pahlawan nasional.

    Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar Bali, yang berakhir Senin, 16 Mei 2016, mendorong ketua umum terpilih memperjuangkan agar Jenderal Besar TNI Purnawirawan Soeharto mendapat anugerah pahlawan nasional dari pemerintah.

    "Menginstruksikan kepada Ketua Umum DPP Golkar terpilih untuk memperjuangkan Jenderal Besar TNI Purnawirawan Soeharto sebagai pahlawan nasional," kata Ketua Sidang Munaslub Nurdin Halid dalam Sidang Paripurna di Bali Nusa Dua Convention Center, Bali, Senin malam, 16 Mei 2016. BACA: Golkar Kembali Mengusulkan Soeharto Menjadi Pahlawan Nasional

    Setelah mendapatkan persetujuan dari peserta Munaslub, putusan ini dibacakan ulang oleh Sekretaris Sidang Munaslub Siti Aisah sebagai salah satu keputusan Munaslub.

    Sejauh ini pemerintah sudah berencana menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada Presiden RI kedua Soeharto, Presiden RI ke empat Abdurrahman Wahid dan mantan Komandan Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD) Sarwo Edhie Wibowo.

    Menurut Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, pengesahan gelar pahlawan nasional kepada tiga tokoh itu menunggu Keputusan Presiden (Keppres). BACA:  Alasan Golkar Mengusulkan Soeharto Mendapat Gelar Pahlawan Nasional

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Timnas dengan Trofi Piala Dunia Terbanyak

    Merebut gelar juara di Piala Dunia bukan hal yang mudah. Dalam kompetisi empat tahunan itu, tim nasional dari berbagai negara harus bersaing ketat.