Fobia PKI, 430 Desa di Bojonegoro Diawasi Babinsa  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Telegram rahasia Kapolri soal pemberangusan atribut PKI. Istimewa

    Telegram rahasia Kapolri soal pemberangusan atribut PKI. Istimewa

    TEMPO.COBojonegoro - Sekitar 500 personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) anggota Komando Distrik Militer Bojonegoro mengawasi 430 desa/kelurahan di 28 kecamatan di kabupaten ini. Hal itu dilakukan menyusul isu bangkitnya Partai Komunis Indonesia (PKI).

    Menurut Komandan Kodim Bojonegoro Letnan Kolonel Donova Pri Pamungkas, personel Babinsa sudah sepekan mengawasi pergerakan isu bangkitnya PKI. Menurut dia, untuk sementara tugas Babinsa tersebut hanya melakukan pengawasan, belum ada penindakan. ”Ya, anggota Babinsa saya rutin buat laporan,” katanya kepada Tempo, Rabu, 18 Mei 2016.

    Baca juga:
    Karyawati Diperkosa & Ditusuk Gagang Cangkul: Inilah Pemicunya
    Karyawati Diperkosa & Dibunuh: 31 Adegan, Pelaku Sempat Bercumbu

    Donova mengatakan, hingga saat ini, personel Babinsa belum menemukan lambang palu arit yang merupakan simbol komunis. Lambang tersebut biasanya dicetak di kaus, bendera, pulpen, serta bros di dada dan di topi. Anggota Babinsa melakukan pengawasan dengan komunikasi dengan sejumlah tokoh masyarakat serta pimpinan di desa dan kelurahan.

    Menurut Donova, jika dalam pengawasan ditemukan simbol dan lambang PKI, pihaknya akan langsung menangkap dan akan menyerahkannya kepada polisi. “Kami tangkap kalau ada gerakan,” katanya. Menurut dia, di Bojonegoro ada beberapa kecamatan dan perkampungan yang pada 1965 pernah menjadi basis PKI.

    Sebelumnya, sosialisasi gerakan anti-PKI di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, dilakukan hingga di desa-desa. Di Kecamatan Parengan, digelar rapat koordinasi antar-aparat desa dan kecamatan membahas penanggulangan bahaya komunisme G30S PKI.

    Camat Parengan Didik Purwanto mengatakan rapat koordinasi sengaja digelar di daerahnya karena ada dua kecamatan, yaitu Parengan dan Semanding, yang dulunya merupakan basis PKI. Di daerah ini juga terdapat dua kuburan massal di Kampung Sukoharjo.”Ya, tentu kami waspada dan mencegah agar gerakan ini tidak berkembang lagi.”

    SUJATMIKO

    Baca juga: 
    Karyawati Diperkosa & Dibunuh: 31 Adegan, Pelaku Sempat Bercumbu
    Karyawati Diperkosa & Ditusuk Gagang Cangkul: Inilah Pemicunya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.