Mandi Garam, Menteri Susi Sempat Disangka Bawa Narkoba  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi Menteri Susi Pudjiastuti, dalam konferensi pers setelah pertemuan dengan pejabat kedutaan Cina di Jakarta, Indonesia, 21 Maret 2016. karena intervensi ini, pemerintah berencana membawa sengketa wilayah maritim tersebut ke pengadilan internasional, REUTERS/Beawiharta

    Ekspresi Menteri Susi Pudjiastuti, dalam konferensi pers setelah pertemuan dengan pejabat kedutaan Cina di Jakarta, Indonesia, 21 Maret 2016. karena intervensi ini, pemerintah berencana membawa sengketa wilayah maritim tersebut ke pengadilan internasional, REUTERS/Beawiharta

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti ternyata punya rahasia. Katanya, Susi tak bisa mandi jika tidak mencampur garam dalam air mandinya. "Kebiasaan sejak kecil," kata Susi saat berbicara di Lounge, Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, Senin, 16 Mei 2016. "Semua keluarga saya begitu."

    Menurut Susi, kebiasaan mandi pakai garam ini sudah turun temurun di keluarga. Apalagi, Susi tumbuh di daerah Pangandaran. "Dulu kan hampir setiap hari berenang di laut," ujarnya.

    Garam yang dimaksud Susi adalah garam kecantikan, yang biasa dipakai untuk mandi. Namun jika tidak ada, Susi juga suka memakai garam dapur biasa, tapi dengan cara khusus terlebih dulu yaitu, "Direbus dulu, habis itu dipakai," katanya.

    SIMAK: Curhat Menteri Susi Kala Asal Usulnya Dipertanyakan Purnawirawan

    Dengan mandi garam, Susi merasa lebih segar. Karena itu, jika bepergian, dia selalu membawa garam. "Untuk satu bak rendam sekitar lima sendok garam," katanya.

    Jika bepergian ke luar negeri, Susi membeli garam di toko kecantikan. Harganya lebih murah dibanding di Indonesia. Kadang ia membawa sampai sepuluh kilogram. "Sampai pernah disangka narkoba," katanya terbahak.

    Susi bertolak ke Rusia, Senin, 16 Mei 2016, untuk menghadiri ASEAN-Russia Business Forum di Sochi, Rusia, pada 18-21 Mei 2016. Acara tersebut juga rencananya akan dihadiri Presiden RI Joko Widodo dan Presiden Rusia Vladimir Putin.

    Susi didampingi sejumlah pejabat Kementerian Perikanan dan Kelautan, di antaranya Nilanto Perbowo, Direktur Jenderal Pungutan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan; Muhammad Zulficar Mochtar, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan; serta Rifky Effendi Hardijanto, Kepala Badan Pengembangan SDM dan Pemberdayaan Masyarakat Kelautan dan Perikanan.

    Di Sochi, Susi direncanakan akan bertemu Badan Federal Rusia untuk Perikanan, Menteri Industri dan Perdagangan, selain mendampingi Presiden Joko Widodo dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

    Sochi adalah kota di pinggir Laut Hitam, dua jam penerbangan dari ibu kota Moskow. Kota peristirahatan ini berada di dekat perbatasan Rusia-Georgia dan pernah menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Dingin 2014.

    ARIF ZULKIFI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.