Setya Novanto Jadi Ketua Umum Golkar, Ini Kata Ical

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Caketum Partai Golkar Ade Komarudin (kanan) dan Setya Novanto (kiri) berbincang sebelum mengikuti acara pengambilan nomor urut pemilihan Caketum Partai Golkar di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, 7 Mei 2016. Pemilihan Ketua Umum Golkar periode 2016-2019 akan digelar dalam Munaslub Partai Golkar 15-17 Mei mendatang. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Caketum Partai Golkar Ade Komarudin (kanan) dan Setya Novanto (kiri) berbincang sebelum mengikuti acara pengambilan nomor urut pemilihan Caketum Partai Golkar di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, 7 Mei 2016. Pemilihan Ketua Umum Golkar periode 2016-2019 akan digelar dalam Munaslub Partai Golkar 15-17 Mei mendatang. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Ketua Umum Partai Golongan Karya Aburizal Bakrie gembira atas terpilihnya Setya Novanto sebagai pemimpin baru partai beringin. "Berjalan damai, baik, lancar, dan hasilnya maksimal," ucapnya di Bali Nusa Dua Convention Center, Bali, Selasa, 17 Mei 2016.

    Ical—sapaan Aburizal—juga mengapresiasi Ade Komarudin yang memilih tidak melanjutkan pemilihan putaran kedua. Saat pemilihan selesai pukul 06.50 Wita, Ade mendapat 173 suara dan Setya 277 suara.

    Menurut Ical, hasil itu didapat setelah Ade dan Novanto duduk bersama. Ical juga bertanya kepada Ade, apakah dia ingin lanjut ke putaran kedua. "Dia bilang enggak," katanya. "Ini sangat demokratis. Kerja Golkar luar biasa."

    Ical berharap Novanto merangkul calon ketua umum lain setelah terpilih menjadi pemimpin partai beringin. Selain Ade dan Novanto, ada enam calon ketua umum lain, yakni Indra Bambang Utoyo, Aziz Syamsudin, Priyo Budi Santoso, Airlangga Hartanto, Mahyudin, dan Syahrul Yasin Limpo.

    HUSSEIN ABRI YUSUF



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.