Pilkada Tujuh Daerah di Jawa Tengah Butuh Rp 183,9 Miliar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jajaran anggota KPU Kota Semarang memimpin rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara di Semarang, Jateng, 16 Desember 2015. KPU Kota Semarang mendata jumlah perolehan suara dari 16 kecamatan dalam Pilkada Kota Semarang yang diikuti tiga pasangan. ANTARA FOTO

    Jajaran anggota KPU Kota Semarang memimpin rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara di Semarang, Jateng, 16 Desember 2015. KPU Kota Semarang mendata jumlah perolehan suara dari 16 kecamatan dalam Pilkada Kota Semarang yang diikuti tiga pasangan. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Semarang - Komisioner Komisi Pemilihan Umum Daerah Jawa Tengah mengatakan anggaran yang dibutuhkan untuk pelaksanaan pemilihan kepala daerah pada 2017 di tujuh kabupaten/kota di Jawa Tengah mencapai Rp 183,9 miliar.

    Ketua KPUD Jawa Tengah, Joko Purnomo, menjelaskan bahwa tujuh kabupaten/kota yang akan menggelar pilkada serentak tahun depan sudah menetapkan anggaran pilkada dalam nota perjanjian hibah daerah (NPHD).

    "Hanya Cilacap yang belum tanda tangan NPHD. Paling lambat penandatanganan dilakukan pada 22 Mei 2016," kata Joko Purnomo di Semarang, 13 Mei 2016.

    Adapun rincian kebutuhan dana pilkada di tujuh kabupaten/kota itu adalah Kabupaten Pati sebesar Rp 29,7 miliar, Kabupaten Jepara Rp 21,1 miliar, Kota Salatiga Rp 7,5 miliar, Kabupaten Cilacap Rp 39 miliar, Kabupaten Banjarnegara Rp 21,1 miliar, Kabupaten Batang Rp 25 miliar, serta Kabupaten Brebes Rp 40,5 miliar.

    Saat ini, KPUD Jawa Tengah bersama KPUD di tujuh kabupaten/kota sedang menyiapkan berbagai tahap proses pilkada.

    Salah satunya adalah mempersiapkan pemilih di tujuh kabupaten/kota tadi. Jumlah pemilih di masing-masing kabupaten/kota sangat beragam sesuai dengan luas wilayah masing-masing. "Pemutakhiran data pemilih dilaksanakan pada 12 Juli 2016," kata Joko.

    Adapun perkiraan pemilih pilkada Jawa Tengah 2017 masing-masing kabupaten/kota adalah Kabupaten Pati sebanyak 1,10 juta orang, Jepara 915.245 orang, Kota Salatiga 138 ribu orang, Kabupaten Cilacap 1.536.485 orang, Kabupaten Banjarnegara 770.317 orang, Kabupaten Batang 603.843 orang, dan Kabupaten Brebes 1,6 juta orang.

    KPUD juga sudah menyiapkan tahap pencalonan melalui dua jalur, yaitu jalur perseorangan dan jalur yang menggunakan partai politik. Calon perseorangan bisa menyerahkan data bukti persyaratan pada 2-7 Agustus 2016. "Jika memenuhi syarat, lakukan pendaftaran," kata Joko.

    Selanjutnya, Joko menjelaskan, pendaftaran calon perseorangan dan partai politik dilaksanakan pada 19-21 September 2016. Setelah ditetapkan sebagai pasangan calon dalam pilkada, pasangan calon bisa melakukan kampanye pada 26 Oktober 2016 hingga 11 Februari 2017. "Pencoblosannya akan dilakukan pada 15 Februari 2017," kata dia.

    ROFIUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.