Mobil Berisi Satu Keluarga Nyemplung ke Sungai, Balita Tewas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua anggota Polisi mengatur lalu lintas di lokasi kecelakaan antara Bus Damri Jurusan Jakarta-Wonosobo dengan mobil Xenia di jalur Selatan Desa Rawalo, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, 27 Juli 2014. Tempo/Budi Purwanto

    Dua anggota Polisi mengatur lalu lintas di lokasi kecelakaan antara Bus Damri Jurusan Jakarta-Wonosobo dengan mobil Xenia di jalur Selatan Desa Rawalo, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, 27 Juli 2014. Tempo/Budi Purwanto

    TEMPO.CO, Brebes - Sebuah mobil sedan berpelat nomor QQ-1084-BFO yang ditumpangi lima orang yang merupakan satu keluarga tercebur di sungai di Desa Rawalumbu, Kecamatan Songgom, Brebes, Jawa Tengah, Kamis tengah malam, 12 Mei 2016. Akibat peristiwa ini, satu balita tewas, tiga orang selamat, dan sang ayah yang mengemudikan mobil tersebut hanyut terbawa arus.

    Korban selamat, Bagas Pratama, 14 tahun, mengatakan dia dan keluarganya berangkat dari Jakarta menuju Cilacap, Jawa Tengah, melalui jalur utama Pejagan-Prupuk. Saat berada di Desa Rawalumbu, kondisi jalan gelap, tanpa penerangan jalan. Tiba-tiba, mobil yang ditumpanginya menabrak mobil depan sebelum akhirnya tercebur ke sungai. “Ayah saya (pengemudi) mungkin kaget, lalu banting stir ke kanan. Mobil tiba-tiba sudah tercebur ke sungai,” ucap Bagas.

    Saat mobil berada di sungai, ujar Bagas, sang ayah, Dedy Irwanto, 37 tahun, berusaha menolongnya; dua adiknya, yakni Annisa Oktaviana, 10 tahun, dan Haninda Aulia, 3 tahun; serta ibunya, Nuryatiningsih, 35 tahun. Nuryatiningsih, Bagas, dan Annisa berhasil selamat. Namun nyawa Haninda tak bisa tertolong. “Adik saya yang bernama Haninda meninggal, mungkin karena kebanyakan menelan air dan tak bisa bernapas. Ibu saya sekarang di rumah sakit. Sedangkan ayah saya masih dicari,” tuturnya.

    Koordinator tim SAR Brebes, Ade Dhani, mengatakan peristiwa ini terjadi sekitar pukul 23.30 WIB. Mobil baru bisa dievakuasi pada Jumat, 13 Mei 2016, sekitar pukul 00.30 WIB. Saat ini balita yang tewas dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Brebes. "Ibu korban juga dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan lebih lanjut. Sedangkan dua korban selamat lain saat ini berada di posko SAR Brebes."

    Hingga berita ini ditulis, tim SAR masih melakukan penyisiran di sepanjang sungai untuk mencari keberadaan korban yang hanyut. Tim SAR juga masih berusaha mencari kontak keluarga korban yang ada di Jakarta. “Anak-anaknya semua hilang kontak. Makanya kami tidak bisa memberikan kabar kepada keluarganya di Jakarta,” kata Dhani.

    Sementara itu, Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Brebes Ajun Komisaris Arfan Zulkhan Sipayung memastikan peristiwa tersebut merupakan kecelakaan tunggal. Polisi menduga pengemudi mengantuk dan kehilangan keseimbangan.

    MUHAMMAD IRSYAM FAIZ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.